Sukses

Minum Air Kunyit, Air Sirih Dan Makan Nanas Saat Hamil Muda

15 Jun 2017, 10:28 WIB
Wanita, 36 tahun.

Dok, saya hamil enam minggu boleh ga minum air kunyit plus air sirih, sama makan nenas tua manis, makash..

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Kunyit memiliki nama latin Curcuma domestica val. Berdasarkan penelitian dengan memanfaatkan hewan percobaan, ekstrak Curcuma memiliki berbagai macam khasiat, seperti antiinflamasi (antiperadangan), aktivitas terhadap peptic ulcer, antitoksik, antihiperlipidemia, dan aktivitas antikanker. Namun, salah satu efeknya yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil adalah efek stimulasi atau perangsangan kontraksi rahim (uterus) sehingga ada risiko terjadi aborsi atau keguguran.

Memang belum diketahui berapa banyak kandungan Curcuma yang dapat menimbulkan kontraksi rahim yang hebar sehingga mengakibatkan keguguran. Namun, sebaiknya ibu hamil selalu berhati-hati dengan jamu-jamuan atau obat-obatan apapun yang dijual bebas - selalu konfirmasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi apapun.

Meminum jamu pada saat hamil memang tidak disarankan. Mengapa demikian? Meskipun jamu terbuat dari bahan herbal alami yang jauh lebih baik, lebih murah, dan lebih sehat daripada obat-obatan sintetis; akan tetapi para ahli kesehatan tidak menyarankan ibu-ibu hamil untuk mengkonsumsi jamu pada masa kehamilan karena tingkat keamanannya belum pernah diuji lewat penelitian klinis.

Tidak seperti obat-obatan resep, jamu berbahan dasar herbal tidak melalui proses pengecekan yang sama untuk mengetahui kualitas dan kekuatan obat yang dimiliki bahan herbal tersebut. Akibatnya, standar kualitas dan keefektifan jamu tidak pernah bisa sama antara satu produk dengan produk lain yang diproduksi pabrik berbeda. Hal ini akan merugikan ibu hamil karena tidak mengetahui resiko dan peringatan efek samping yang pasti dari jamu yang diminumnya.

Seperti dilansir kembali dari americanpregnancy.com, meskipun jamu terbuat dari bahan-bahan alami, tapi tidak semua bahan herbal benar-benar aman bagi ibu hamil. Oleh sebab itu, ibu hamil selalu disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan sebelum mengkonsumsi jamu atau obat-obatan apa pun.

Beberapa bahan herbal justru mengandung zat-zat yang dapat merugikan kehamilan. Beberapa jenis tanaman herbal ternyata mengandung zat aktif yang memicu keguguran, kelahiran prematur, kontraksi rahim, dan cidera pada janin. Selain itu, tidak banyak penelitian yang pernah dilakukan untuk mengukur efek samping obat-obatan herbal pada ibu hamil atau janin yang sedang berkembang.

Kami sebagai dokter tidak anti dengan jamu maupun herbal namun kami menyarankan Anda agar lebih selektif dalam mengonsumsi minuman herbal atau jamu. Tidak jarang ditemukan jamu - jamuan yang mengandung steroid yang memiliki banyak efek negatif dikemudian hari. Oleh karena itu silakan pertimbangkan kembali pengkonsumsian jamu - jamuan serta teliti betul kandungannya.

Nanas mengandung bromelaine yang bila dikonsumsi dalam jumlah besar dapat meningkatkan kontraksi dinding rahim dan menyebabkan keguguran, terutama pada 3 bulan pertama kehamilan. Meskipun belum ada penelitian mengenai konsumsi nanas dalam jumlah sedikit maupun sedang, namun akan lebih baik bila anda menghindarinya mengingat efek samping bromelaine terhadap kontraksi rahim.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam Sehat

 

0 Komentar

Belum ada komentar