Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Alat Kelamin Bau

14 Jun 2017, 23:07 WIB
Wanita, 25 tahun.

Siang dok. Pertanyaan saya sama dengan yg diatas. Saya pun demikian. Suami saya melakukannya dengan tangan tanpa forplay dulu.. Dan pada siang harinya perut sya terasa kram.. Padahal tidak ada lagi darah yg keluar. Hanya saat suami saya memasukan jarinya saja.. Cuma yang saya khawatirkan, apakah itu ada hubunganya dengan gejala kangker serviks? Soalnya saya memang didiagnosa seorang dokter memiliki tumor 5cm di bagian rahim saya. Dan sekitar 2 th yg laku saya jg sefing mengalami bau tidak sedap dan kadang disertai gatal. Saya sempat di periksa ke dokter dijkt, dan katanya karna bakteri aja dan saya cm dikasih obat sekali dimakan dan sembuh. Tp setelah 1 th kmudian saya melakukan olahraga fisik, ntah kenapa bau itu kembali lagi dok. Dan berlnjut menjadi sangat mudah bau tiap kali saya banyak aktifitas. Menurut saran dari dokter, sebaiknya apakah saya melakukan pengecekan kembali ke dokter? Lalu pemeriksaan yang seperti apa yg harus saya minta dok? Karna say merasa kurang puas atas pemeriksaan dokter yg pertama. Apakah yang harus saya lakukan?

Terima kasih sudah bertanya menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.
Kami mohon maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan anda.

Vaginosis bakterialis yaitu pertumbuhan berlebihan bakteri yang normalnya ada dalam vagina merupakan penyebab tersering bau tidak sedap vagina. Apakah ada gejala lain seperti bau dan gatal? Bila ya, perlu dievaluasi penyebab infeksi vagina tersebut. Higienitas daerah kemaluan yang kurang baik juga dapat menyebabkan bau vagina yang tidak sedap.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau tidak sedap tersebut antara lain:

  • Gunakan celana dalam yang terbuat dari katun
  • Hindari penggunaan celana yang sempit
  • Hindari produk yang menggunakan pewangi untuk membersihkan vagina
  • Ganti pembalut secara berkala
  • Makan buah dan sayuran secara teratur
  • Buang air kecil dan cuci segera kemaluan setelah berhubungan intim untuk membersihkan area vagina dari bakteri

Untuk memastikan penyebab vagina yang berbau sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau spesialis kulit dan kelamin.

Gejala Kanker Serviks

Gejala dan keluhan yang berkaitan dengan kanker serviks umumnya muncul bila telah berada pada stadium yang lebih lanjut. Gejala-gejala yang perlu diwaspadai tersebut antara lain:

  • Keputihan kronik yang berbau dan bercampur darah.
  • Perdarahan yang terjadi di luar masa menstruasi.
  • Periode menstruasi yang terjadi lebih berat dan lebih lama daripada biasanya.
  • Perdarahan yang terjadi setelah masa menopause.
  • Perdarahan yang terjadi setelah melakukan hubungan seksual.
  • Perdarahan yang terjadi setelah pemeriksaan panggul atau pembersihan vagina (douching).
  • Nyeri di daerah panggul.
  • Nyeri saat melakukan hubungan seksual.
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya.

Penting untuk melakukan pemeriksaan pada daerah serviks secara rutin jika Anda sudah aktif secara seksual. Kapankah pap smear terakhir Anda? Secara umum, Pap smear dapat dilakukan 1 tahun sekali sebagai tindakan skrining atau Anda juga dapat mempertimbangkan vaksin HPV untuk perlindungan.

Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi langsung dengan Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda agar dapat dilakukan pemeriksaan lengkap dan tata laksana yang optimal.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar