Sukses

Perbedaan Pembersihan Karang Dan Memutihkan Gigi

14 Jun 2017, 14:35 WIB
Pria, 27 tahun.

Dok, membersihkan karang gigi n pemutihan gigi sama gax...???

Terimakasih telah bertanya seputar perbedaan pembersihan karang dan memutihkan gigi melalui fitur Tanya Dokter.

Permukaan gigi kita sebenarnya tidak pernah betul-betul bersih. Segera setelah kita sikat gigi pun, lapisan tipis (disebut biofilm) akan segera terbentuk, yang mengandung banyak sekali mikroorganisme baik maupun jahat, dan akan bergabung dengan sisa makanan yang kemudian disebut plak gigi. Plak akan "matang" setelah 1-2 hari tanpa penyikatan gigi sama sekali, dan mengandung material organik seperti lemak, protein dan enzim serta material anorganik yaitu mineral terutama kalsium dan fosfor. Plak yang menumpuk dapat menyebabkan peradangan pada gusi, akibatnya gusi bengkak, warnanya merah terang, dan mudah berdarah. Kondisi ini juga dapat menyebabkan bau mulut karena plak akan diolah oleh bakteri dan menghasilkan senyawa sulfur yang menjadi sumber bau tak sedap. Bila gigi tidak dibersihkan secara optimal, mineral-mineral yang berasal dari plak, air liur dan makanan akan terdeposit di dalam plak sehingga lama kelamaan plak akan mengeras, itulah yang disebut karang gigi (dental calculus). Dental calculus tidak dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi biasa, walaupun anda sudah rajin menggosok dan berkumur larutan antiseptic.

Karang gigi dapat dibersihkan dengan tindakan Scaling menggunakan alat scaler ultrasonik atau dengan hand instrument. Scaler ultrasonik bekerja dengan cara vibrasi atau getaran pada ujung alat yang dapat dilepas dan disterilisasi. Bagian ujung alat tersebut juga menyemprotkan air sehingga membilas karang gigi dan menjaga gigi tetap dalam keadaan dingin, karena panas yang timbul akibat gesekan ujung alat dengan gigi dapat menyebabkan trauma pada pulpa gigi. Vibrasi dari ujung scaler tidak merusak email, selama email gigi terbentuk dengan sempurna.

Sedangkan untuk memutihkan gigi bisa dengan Metode bleaching diindikasikan untuk memutihkan gigi yang mengalami perubahan warna akibat makanan, kebiasaan merokok dan hal lainnya. Namun tidak semua perubahan warna yang terjadi pada gigi dapat diputihkan dengan dental bleaching, contohnya seperti pada perubahan warna akibat obat antibiotik jenis tetrasiklin. Pada gigi yang sensitif sebaiknya tidak dilakukan prosedur ini tapi akan lebih baik lagi jika keadaan gigi Anda diperiksa secara langsung oleh dokter gigi sehingga dapat diputuskan apakah aman dilakukan bleaching atau tidak.

Efek samping yang paling sering terjadi setelah perawatan bleaching adalah sensitivitas gigi dan iritasi pada jaringan lunak seperti gusi. Hidrogen peroksida dapat berpentrasi ke ruang pulpa melalui email dan dentin, dan menyebabkan rasa ngilu. Oleh karena itu dianjurkan untuk dilakukan aplikasi fluor paska perawatan bleaching untuk mengurangi rasa ngilu.

Hasil dari perawatan bleaching bersifat sementara. Gigi mungkin kembali kuning, meski lamanya ketahanan efek dari perawatan ini masih diperdebatkan. Pola makan dan minum serta penjagaan kebersihan mulut sangat mempengaruhi efek jangka panjang dari perawatan bleaching. Setelah beberapa lama, perawatan bleaching dapat kembali dilakukan.

Untuk mendapatkan gigi putih secara permanen maka dapat dilakukan dengan prosedur veener, dimana dalam pengerjaannya sangat berbeda dengan bleaching dengan biaya yang lebih besar.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan mengenai perbedaan pembersihan karang dan memutihkan gigi, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar