Sukses

Mengatasi Kulit Sensitif dan Berjerawat

14 Jun 2017, 13:35 WIB
Pria, 20 tahun.

Dok gimna cara ngatasi kulit sensitif. Kulit saya berminyak kalo kepanasan suka merah terus jerawat tapi jerawat pasir sama komedo dan pori"x keliatan jelas dok

Terima kasih telah bertanya seputar kulit sensitif dan jerawat melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kulit sensitif atau bisa pula diartikan sebagai kulit yang tipis, mudah iritasi dan kadang kala berwarna kemerahan, biasanya ditandai dengan mudah memerah atau meradang, sangat mudah berjerawat dan sering terasa gatal atau memerah jika terkena kosmetik atau perawatan kulit. Kulit jenis ini bisa jadi berminyak serta merta juga kering, namun kebanyakan sifatnya berminyak.

Kulit sensitif biasanya lebih gampang memerah seperti yang Anda rasakan. Solusinya,  pilihlah produk perawatan yang mengandung licorice, aloe vera atau algae. Anda juga harus menghindari untuk melakukan perawatan peeling atau mikrodermabrasi, serta menghindari produk yang mengandung asam glikolat. Selain itu, perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan probiotik, seperti yoghurt, yang dapat mencegah kulit kemerahan atau gatal.  

Selain itu karena kulit sensitif sering bersifat berminyak, maka bisa sering keluar jerawat. Jerawat adalah penyakit peradangan yang disebabkan berbagai macam faktor, yaitu penebalan kulit berlebih, bakteri tumbuh di kulit, produksi minyak berlebih, dan faktor peradangan yang kompleks. Banyaknya faktor yang dapat menimbulkan jerawat menyebabkan pengobatan jerawat harus dilakukan secara teratur dan rajin.

Berdasarkan beratnya, jerawat bisa dibagi menjadi ringan, sedang, dan berat. Cara mengobati jerawat ringan (komedo hitam, komedo putih, jerawat) termasuk:

• Membersihkan kulit secara ringan menggunakan air hangat dan sabun yang lembut

• Menggunakan obat luar (krim, salep atau gel) benzoylperoxide atau retinoicacid, atau salicylicacid

• Menggunakan pelembab yang non-komedogenik

Sedangkan pengobatan jerawat sedang-berat perlu kombinasi obat, yang diresepkan oleh dokter, yaitu:

• Menggunakan benzoylperoxide

• Drainase jerawat besar dan kista (jerawat nanah) oleh dokter.

• Menggunakan obat antibiotik krim atau gel

• Menggunakan retinoid

• Menggunakan azelaicacid

• Mengkonsumsi antibiotik

• Mengkonsumsi retinoid oral (minum)

Selain itu ada beberapa makanan yang dianjurkan untuk dihindari jika kulit Anda rentan berjerawat. Berikut di antaranya:

1. Makanan yang manis

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa banyak mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan karbohidrat dapat menyebabkan jerawat. Makanan-makanan, seperti soda, kue, roti, pasta, dan keripik kentang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Tubuh akan mengeluarkan insulin lebih banyak dan kemudian meningkatkan produksi kelenjar minyak di kulit, lalu menyumbat dan terjadi jerawat.

2. Makanan yang berlemak

Makanan yang berlemak, seperti burger, piza, kentang goreng, dan gorengan jenis lainnya memang sungguh menggoda. Namun beberapa penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan yang berlemak ternyata dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya jerawat. Tak hanya itu, jika Anda hobi memasak, sebaiknya setelah memasak atau menggoreng segeralah mencuci muka Anda. Karena partikel minyak yang ada di udara dapat menyumbat pori-pori di wajah dan menyebabkan timbulnya jerawat.

3. Susu dan produk olahannya

Dari beberapa penelitian disebutkan bahwa susu dan produk olahannya dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya jerawat. Walaupun belum diketahui secara pasti hubungan antara susu dan jerawat, namun diduga hal tersebut disebabkan oleh growth factor dan hormon yang secara alami terdapat di dalam susu dan dapat memicu timbulnya jerawat.

Namun jika Anda sedang berjerawat, Anda tidak perlu menghindari susu sama sekali. Salah satu cara untuk mengetahui apakah susu dan produk olahannya menyebabkan Anda berjerawat adalah dengan mencoba untuk menghindari susu dan produk olahannya, setidaknya selama 1 bulan dan lihat perubahannya pada kulit Anda.

Dan jika Anda menghindari susu dan produk olahannya, Anda harus menggantinya dengan sumber kalsium lain, seperti jus jeruk, sereal, roti, susu kedelai atau tahu. Selain itu, kacang almond, bayam dan brokoli juga merupakan sumber kalsium yang baik bagi tubuh.

Melalui pengamatan dr. Alan R. Shalita, profesor dermatologi di pusat kedokteran SUNY Downstate, New York, konsumsi makanan rendah karbohidrat dapat mempengaruhi kontrol hormonal pada jerawat sehingga jerawat dapat membaik. Kadar gula dalam darah yang terkontrol dapat memperbaiki kondisi berjerawat.

Demikian informasi yang dapat disampaikan seputar kulit sensitif dan jerawat. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar