Sukses

Penglihatan Kabur Karena Diabetes

14 Jun 2017, 12:54 WIB
Pria, 23 tahun.

Malem dok, Guladarah ibu saya mencapai 531 , dan hampir 5 bulan pandangan ibu saya buram, mata seonlah kanan gelap, dan sekarang berketergantungan angan mata sebelah kiri,namun ibu saya bilang mata sebelah kirinya Ika u tuk melihat seperti ada kabut tebal, apakah ini bisa di sembuhkan, dengan jalan lain selain oprasi, lalu bagai mana dengan herbal seperti Infinycal kulit kerang, S lutena / Terapi mata diabetix apa itu bisa membatu / mengobati mata ibu saya yang tidak bisa melihat, mohon jawabannya :(

Terima kasih telah bertanya tentang penglihatan kabur karena diabetes melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebetulnya diabetes memiliki efek pada berbagai organ tubuh. Komplikasi pada penderita diabetes dibagi menjadi 2 : mikro-angiopati dan makro-angiopati. Mikro-angiopati atau kelainan pembuluh darah kecil menyebabkan kerusakan ginjal (nefropati), kerusakan saraf (neuropati), dan kerusakan retina (retinopati). Sedangkan makro-angiopati atau kelainan pembuluh darah besar dapat menyebabkan kelainan jantung dan otak (stroke).

Bagian mata yang terkena efek kadar gula darah yang tinggi untuk waktu lama adalah retina, badan kaca, lensa, dan saraf mata. Efek gula darah yang tinggi pada retina (saraf mata) adalah terhadap pembuluh-pembuluh darah kecil di sana. Pembuluh darah dapat rusak, sehingga terjadi kebocoran darah yang masuk ke dalam badan kaca. Darah yang ada akan menghalangi jalannya cahaya menuju retina. Lama kelamaan pembuluh darah yang rusak tersebut dapat menjadi jaringan ikat. Jaringan ikat yang terbentuk dapat menyebabkan retina terlepas dari bagian belakang bola mata. Keluhan yang dapat muncul adalah rasa adanya kilatan-kilatan cahaya di mata, kemudian seperti ada tirai yang menghalangi penglihatan.

Retinopati diabetikum pada stadium awal (non-proliferatif) bisa timbul tanpa gejala. Hal ini disebabkan karena pusat penglihatan belum terkena komplikasi DM. Penderita sebaiknya tak menunggu hingga muncul gejala untuk menghindari terjadinya tahap Proliferatif (stadium lanjut) yang membutuhkan penanganan pengobatan yang lebih sulit.

Pengobatan untuk Retinopati Diabetikum diberikan melalui terapi laser fotokoagulasi yakni terapi dengan menggunakan sinar laser dengan frekuensi tertentu pada retina mata. Terapi ini berfungsi untuk memagari dan mengontrol DM yang telah masuk di retina mata agar tidak menyebar. Pengobatan lain yakni dengan virektomi atau tindakan operasi yang dilakukan karena adanya perdarahan di badan kaca pada stadium Proliferatif. Terapi laser dan virektomi terbukti efektif mencegah kebutaan, tetapi tidak dapat menyembuhkan Retinopati Diabetikum.

Mengontrol kadar gula darah, deteksi dini dan pengobatan yang tepat dapat mencegah kebutaan.

Demikian penjelasan mengenai penglihatan kabur karena diabetes. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar