Sukses

Sperma Keluar Dari Vagina & Belum Punya Momongan

14 Jun 2017, 12:35 WIB
Wanita, 29 tahun.

Asalamalekum Dok... saya m Saya wanita yang sudah menikah sejak tiga tahun lalu dan hingga saat ini blom punya momongan. Saya mau tanya dok.. apa yg menyebabkan sperma tidak menetap dalam rahim, karna setelah berhubungan, sperma tidak bertahan didalam vagina, selalu keluar. paling lama bertahan itu hanya 2 hari.. mohon penjelasannya Dok...

Terima kasih telah bertanya seputar menstruasi yang ireguler dan nyeri melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Ijinkan kami menjawab pertanyaan Anda dalam 2 bagian.

Cairan Sperma Keluar Dari Vagina

Cairan ejakulasi yang keluar lagi lewat vagina setelah melakukan hubungan sangat wajar terjadi dan hal tersebut tidak mempengaruhi potensi terjadinya kehamilan selama sperma yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan jumlah yang cukup. Hal tersebut juga tidak ada keterkaitannya dengan kelainan rahim. Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma. Sperma yang berukuran mikroskopik dapat masuk ke rahim melalui mulut rahim sedangkan sisa cairannya akan tertinggal di dalam vagina. Apabila cairan ejakulasi keluar dari vagina sesaat setelah melakukan hubungan seksual atau pada pagi harinya, hal tersebut masih wajar terjadi karena cairan ejakulasi tidak diserap dan akan keluar sebagian. Sebaiknya setelah selesai berhubungan, Anda dapat mempertahankan posisi berbaring dengan dialaskan bantal selama 5-10 menit agar cairan mani tidak langsung keluar.

Belum Punya Momongan

Definisi infertilitas adalah penyakit sistem reproduksi yang ditetapkan dengan adanya kegagalan mencapai kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur (minimal 2-3 kali/minggu) tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Bila Anda sudah menikah selama 3 tahun dan belum punya momongan, maka sebaiknya konsultasikan kondisi Anda ke dokter. Penyebab infertilitas dapat disebabkan oleh laki-laki maupun wanita. Penyebab infertilitas pada laki-laki secara garis besar dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :

  • Kondisi dimana jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma menjadi buruk (varikokel, paparan toksin dan bahan kimia, paparan radiasi)
  • Kondisi dimana sperma tidak dapat dikeluarkan (ejakulasi dini, sumbatan saluran semen)

Penyebab infertilitas pada wanita dapat disebabkan oleh :

  • Kelainan ovulasi (produksi sel telur)
  • Kelainan rahim (kanker, endometriosis, mioma, perlekatan rahim ke organ dalam perut)
  • Sumbatan saluran telur

Pemeriksaan penyebab infertilitas pada sebuah pasangan dilakukan oleh kedua pihak baik pria dan wanita. Untuk menentukan penyebab infertilitas pria dapat dilakukan dengan pemeriksaan analisa sperma. Sedangkan untuk menentukan penyebab infertilitas wanita dapat dilakukan antara lain dengan USG, HSG (Histerosalpingografi) untuk menentukan ada tidaknya sumbatan saluran telur, analisa hormon, dan laparoskopi (teknik melihat ke dalam perut tanpa tindakan pembedahan besar).

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai menstruasi tidak teratur. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar