Sukses

Nyeri Setelah BAB

14 Jun 2017, 12:10 WIB
Pria, 41 tahun.

saya suka sakit setelah bab dan duduk lama

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri setelah BAB melalui fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran anda. Dari keluhan yang anda sampaikan, kami menduga anda mengalami hemoroid. Hemorrhoid interna dapat dikelompokkan menjadi :

Grade I: wasir tidak keluar dari rektum
Grade II: wasir prolaps (keluar dari rektum) pada saat mengedan, namun dapat masuk kembali secara spontan
Grade III: wasir prolaps saat mengedan, namun tidak dapat masuk kembali secara spontan, harus secara manual (didorong kembali dengan tangan)
Grade IV: wasir mengalami prolaps namun tidak dapat dimasukkan kembali
Hemorrhoid interna derajat I dan II masih dapat ditangani dengan terapi obat oral. Namun hemorrhoid interna derajat III dan IV serta hemorrhoid eksterna memerlukan tindakan bedah untuk penangannya.

Perlu diketahui bahwa wasir atau haemorrhoid tidak dapat sembuh secara total. Tindakan yang dapat dilakukan adalah mencegah timbulnya keluhan dan mengatasi gejala yang timbul dengan obat-obatan. Berikut adalah beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari:

Minum banyak air, makan makanan yang mengandung banyak serat (buah, sayuran, sereal, suplemen serat, dll) sekitar 20-25 gram sehari
Olahraga
Mengurangi mengedan
Menghindari penggunaan laksatif (perangsang buang air besar)
Membatasi mengedan sewaktu buang air besar.
Penggunaan celana dalam yang ketat dapat mencetuskan terjadinya wasir dan dapat mengiritasi wasir yang sudah ada.
Penggunaan jamban jongkok juga sebaiknya dihindari.
Hemoroid sendiri sebenarnya tidak berhubungan dengan keputihan. Namun demikian, jika hemoroid berada di sisi anus yang dekat dengan vagina, dapat terjadi penyebaran infeksi dari vagina ke hemoroid ataupun sebaliknya. Untuk itu, selain hemoroid, keputihan anda juga harus diatasi.

Kami menyarankan anda untuk memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan wawancara mendalam, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan untuk menegakkan diagnosis. Setelah diagnosis ditegakkan, barulah dokter akan memberikan penanganan yang tepat.

Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar nyeri setelah BAB, Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar