Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Apakah Vapor Berbahaya Bagi Kesehatan?

14 Jun 2017, 02:53 WIB
Pria, 17 tahun.

Dok,vapor (rokok elektrik) bahaya ga bagi kesehatan kita?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk bertanya tentang Vapor.

Rokok elektronik adalah sebuah alat yang mengeluarkan uap berisi nikotin. Rokok elektronik ini tidak menghasilkan asap rokok yang banyak mengandung bahan beracun. Seperti kita ketahui asap rokok mengandung berbagai zat yang tidak hanya berbahaya bagi sang perokok, namun juga berbahaya bagi orang lain disekitar perokok yang menghirupnya (perokok pasif). Rokok elektronik menggunakan cairan yang mengandung nikotin pada konsentrasi tertentu.
Menelisik riwayat rokok elektronik, maka kita harus kembali ke sekitar tahun 1960an. Herbert A. Gilbert mencetuskan sebuah ide untuk merokok tanpa menggunakan tembakau dan tidak berasap. Alat ini menggunakan cairan nikotin dan diuapkan, namun alat ini tidak sempat menyentuh pasar komersil. Hon Lik, seorang ahli farmasi Cina, digadang sebagai orang yang berjasa dibalik penemuan rokok elektronik pertama. Sejak saat itu, dimulailah berbagai perkembangan rokok elektronik di dunia.
Dewasa ini peredaran alat rokok elektronik populer dengan istilah vapor. Cuma beda istilah, proses dan metode sama persis dengan rokok elektronik. Kemudian bagaimana dampaknya? Apakah berbahaya atau tidak? Berikut penjelasannya:

Sebuah penemuan yang baru tentu tidak akan lepas dari pro dan kontra. Sampai saat ini belum ada penelitian skala besar yang menyimpulkan keamanan dan memaparkan efek samping jangka panjang dari rokok elektronik ini. Rokok elektronik dipercaya dapat membantu perokok yang ketergantungan nikotin tanpa meracuni tubuh dengan asap rokok.
Namun apakah masalahnya sesederhana itu? Sepertinya tidak. Walaupun belum ada penelitian skala besar yang memaparkan bahaya rokok elektronik, beberapa pihak merasa bahwa jawaban dari ketergantungan rokok adalah dengan berhenti merokok, bukan malah berganti ke jenis lain dari pemberian nikotin. Perokok disarankan untuk berhenti merokok secara bertahap dengan sementara menggunakan alat seperti, nicotine patch, bukan dianjurkan beralih ke rokok elektronik. Selain itu, menurut laporan Food and Drug Administration (FDA), beberapa komposisi dari uap rokok elektronik mungkin berbahaya, walaupun tidak dipaparkan secara jelas jenis komposisinya.
Ilmu pengetahuan senantiasa berkembang. Sepertinya rekomendasi pasti tentang rokok elektronik masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Namun, satu hal yang sudah pasti, bahwa merokok batang tembakau berbahaya untuk kesehatan Anda! Cobalah untuk berhenti merokok secara perlahan atau carilah pusat pertolongan untuk berhenti merokok di sekitar Anda.

Demikian informasi tentang Vapor. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar