Sukses

Nafas Bayi Grok-Grok

14 Jun 2017, 00:52 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dok saya lina umur 28 th... Saya mau tanya dok, si kecil itu nafasny bunyi grok2 sjak bayi..saat ini si kecil umur 5bln Mnurut info yg sy dpat suara sperti itu sdh biasa untuk bayi, dan akan hilang nnti mnginjak usia 1 th.. Tapi bberapa hri inii dia sperti susah nafas ketika tdur...seperti pileek tapi ingus g mau keluar.. Itu knpa y dok?? Normalkah, dan bagaimana cara mnghilangkannya.. Terima kasih.

Terima kasih sudah bertanya menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.
Kami mohon maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan anda.

Dalam keadaan normal, dinding saluran napas kita menghasilkan cairan lendir yang banyak fungsinya. Salah satu fungsi utama adalah untuk pertahanan saluran napas yaitu untuk memerangkap zat asing yang terbawa dalam udara yang kita hirup yang berpotensi menimbulkan gangguan saluran napas. Lendir ini kemudian akan dibawa keluar oleh suatu mekanisme seperti ban berjalan yang disebut bersihan mukosilier (mucociliary clearance).Bersihan mukosilier ini dapat diibaratkan seperti petugas kebersihan (cleaning service) di saluran napas kita.

Lendir yang dibawa dari saluran napas bawah ini kemudian akan sampai di tenggorokan, dan kita telan secara tidak sadar. Bila jumlah lendir ini lebih banyak daripada biasa, maka akan merangsang refleks batuk, dan kita akan batuk yang tujuannya untuk mendorong gumpalan lendir keluar. Jadi bersihan mukosilier dan batuk merupakan pasangan mekanisme pertahanan saluran napas yang sangat efektif dan bermanfaat. Anugerah dari Tuhan untuk kita. Jika tidak ada kedua mekanisme tersebut maka kita akan ‘tenggelam’ dalam lendir kita sendiri.

Pada bayi baru lahir petugas kebersihan ini belum begitu terampil dalam melaksanakan tugasnya, sehingga tersisa lendir dalam saluran napasnya. Suara udara napas yang melewati cairan lendir itulah yang menimbulkan suara grok-grok. Pada pasien yang mempunyai riwayat alergi dalam keluarga, ibu, ayah, atau anggota keluarga lain, keadaan ini dapat lebih nyata.

Bila pasien mempunyai kecenderungan timbul alergi di saluran napas maka produksi lendirnya akan lebih banyak. Pada pasien dengan keluhan grok-grok, untuk membersihkan lendir dalam jumlah yang normalpun masih kewalahan. Apalagi bila produksinya di atas normal, makin kewalahan bersihan mukosiliernya, dan makin keras suara grok-groknya.

Keadaan ini akan diperparah bila ada hal-hal tertentu yang merangsang produksi lendir lebih banyak lagi, misalnya asap rokok, bulu binatang, debu rumah, dan tungau debu rumah di dalamnya.

Debu dan tungaunya banyak terdapat antara lain dalam karet bulu, boneka bulu, korden yang lama tidak dicuci.

Apakah bayi Anda konsumsi susu formula? Karena ada kemungkinan bunyi "grok" tersebut merupakan reaksi dari alergi susu formula yang mengandung protein sapi. Jika bunyi "grok" berlanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Kemungkinan yang lain dari adanya bunyi "grok" adalah adanya kelemahan pada trakea yang merupakan saluran pernafasan. Namun, seiring dengan pertambahan usia bayi Anda maka trakea akan menguat dan bunyi "grok" akan menghilang.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar