Sukses

Saat Puasa Dada Terasa Penuh, Mual, & Tidak Nafsu Makan, Kenapa?

14 Jun 2017, 00:14 WIB
Wanita, 26 tahun.

Assalamualaikum dok.. Saya mau bertanya Saya skrg brpuasa dan sudah brp hr nidada saya trsa penuh, sakit, sesak dan mual sehingga mkannpun tidak bs masuk.. Badan saya trasa letih lesu dan tidak bersemangat.. Saya brhrap dokter bisa mengetuai sakit saya dan mmbri saya solusi atas skit yg saya almi skrg.. Trmksh dok wassalamualaikum

Terima kasih telah bertanya seputar maag melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah keluhan dada terasa penuh juga disertai dengan rasa panas pada dada? Apakah nyeri yang Anda maksud terasa di ulu hati dan sekitarnya? Apakah keluhan ini pernah terjadi sebelumnya?

Kondisi yang Anda alami dapat disebabkan oleh maag. Maag pada dunia medis disebut juga dispepsia. Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia dapat terjadi pada penyakit tukak lambung atau gastritis fungsional (maag). Gastritis fungsional yaitu peradangan yang terjadi pada lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Gastritis fungsional dapat diatasi dengan jadwal makan yang teratur, mengurangi pemicu seperti stres, menghindari makanan yang merangsang asam lambung seperti makanan pedas, asam dan terlalu berbumbu, kopi serta mengonsumsi obat maag bila terjadi kekambuhan akut. Berbeda lagi dengan tukak lambung. Pada tukak lambung terdapat perlukaan di daerah dinding lambung, paling banyak disebabkan oleh bakteri H. pylori.

Varian lain dari maag yang bisa menyebabkan mual setelah makan adalah Penyakit Refluks Gastroesofageal yang terjadi akibat naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan klep antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi stres atau cemas dapat menyebabkan kenaikan produksi asam lambung dimana hal ini tentu saja dapat menambah keluhan dari maag atau GERD yang dirasa. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar /panas di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut. Nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, dan banyak lainnya. Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi,alkohol,rokok dll.

Untuk menyiasati puasa pada penderita maag, maka dapat dilakukan kiat-kiat dibawah ini:

  • Konsultasikan kondisi Anda ke dokter terdekat atau dokter spesialis penyakit dalam terutama bila keluhan sangat mengganggu dan membutuhkan obat
  • Jangan melewatkan waktu sahur dan berbuka puasa.
  • Makanlah makanan yang bergizi selama berpuasa.
  • Buka puasa sebaiknya diawali dengan minum air putih lalu makanan manis, kemudian dilanjutkan makan besar setelah salat Magrib.
  • Hindari makanan yang memperberat gejala sakit maag, seperti makanan yang mengandung banyak gas. Contohnya sawi, kol, nangka, roti, serealia, dan pasta.
  • Hindari makanan yang memperlambat pengosongan lambung, karena jenis makanan ini dapat menyebabkan peningkatan asam lambung. Contohnya cokelat, makanan berlemak, susu full cream dan keju.
  • Hindari makanan yang merusak dinding lambung, seperti makanan pedas dan makanan bercuka.
  • Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti minuman beralkohol, kopi, sari buah sitrus, atau susu full cream.
  • Bagi penderita sakit maag, hindari berbuka puasa dengan makanan karbohidrat olahan, seperti roti, mi, dan kue kering.
  • Hindari makan permen karet agar perut tidak mudah kembung.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai maag. Semoga bermanfaat.

 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar