Sukses

Bayi 8 Bulan Sulit BAB

13 Jun 2017, 23:08 WIB
Wanita, 29 tahun.

Dok.. Saya mau tanya.. Anak saya usia 8 bln. Karena asupan asi sya sdikit jdi ditunjang dgn sufor. Dokter sarankan ganti nutrilon royal peptijunior lalu ganti sgm saya. Namun sampai sekarang msh sakit bab malah sampai nangis. Solusi nya dok.. Susu apa yang pas?? Kandungan apa yg penyebab sulit bab. Trimakasih.

Terima kasih telah bertanya seputar bayi sulit BAB melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. BAB pada anak memang bergantung pada asupan makanan yang diberikan. Jika memang asupannya sedikit, maka BABnya juga menjadi jarang dan jika telah mengkonsumsi susu formula maka akan mempengaruhi frekuensi BAB anak. Bayi yang disusui ASI memiliki tinja yang lebih lunak, sehingga gerakan usus menjadi lebih mudah, dan memiliki kadar hormon tertentu lebih tinggi sehingga ada peningkatan gerakan usus. Sedangkan susu formula lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB.

Selain itu, memang wajar terjadi perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Beberapa kemungkinan penyebab timbulnya kesulitan buang air besar:

  • Pada umumnya, kesulitan buang air besar terjadi pada bayi yang pertama kali diberikan susu formula atau makanan pendamping atau dalam kata lain bayi mulai diperkenalkan dengan makanan padat.
  • Frekuensi BAB yang menurun pada bayi dapat juga terjadi karena bayi masih kurang mengerti bagaimana teknik mengedan yang benar, sehingga ia tidak dapat mengeluarkan tinjanya dengan baik. Jika hal ini terjadi pada bayi anda, Anda tidak perlu khawatir karena bayi akan belajar sendiri bagaimana cara mengedan yang benar

Pada dasarnya kandungan susu formula secara umum mirip. Anda dapat memilih merk apapun yang disukai atau cocok dengan anak Anda. Jika anak Anda diberikan susu formula, Anda dapat menyiasatinya dengan memberikan susu formula yang lebih encer (tidak terlalu kental) agar lebih mudah dicerna, dan pastikan agar bayi Anda tidak kurang minum air putih. Cobalah variasi beberapa formula yang encer untuk memantau kondisi buang air besar bayi Anda.

Penanganan sulit buang air besar pada anak-anak perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Bila konstipasi tidak disebabkan karena suatu masalah kesehatan yang serius, maka orang tua dapat mencoba beberapa hal berikut:

  • Memberikan makanan-makanan tinggi serat untuk anak-anak seperti gandum, buah, dan sayur.
  • Meningkatkan asupan cairan bagi anak.
  • Menghindari konsumsi susu sapi dan produk susu sapi (keju, es krim). Konstipasi dapat diperparah karena proses mencerna protein susu sapi.
  • Hindari penggunaan obat pencahar, suplemen serat dan pelunak kotoran secara berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan pada kerja saluran cerna. Gunakan obat-obatan ini hanya dengan konsultasi dan pengawasan dokter.

Bila tidak membaik juga, maka sebaiknya konsultasikan kondisi anak Anda ke dokter spesialis Anak.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai bayi sulit BAB. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar