Sukses

Penanganan Typhus

13 Jun 2017, 22:50 WIB
Pria, 27 tahun.

Selamat malam saya Resa Fatturohman, umur 27 tahun saya di diagnosis typus pada tanggal 1 bulan Juni oleh dokter dan minggu pertama saya di beri obat setelah minggu pertama saya cek darah dan hasilnya positif tipes maka saya di beri obat kembali oleh dokter, saat ini obatnya hampir habis tapi lidah saya masih putih, untuk keluhan sudah membaik hanya sedikit pusing saja, apakah saya perlu membeli kembali dan minum antibiotik yang saya minum sebelumnya? terima kasih

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikDokter.

Kami dapat memahami kekhawatiran Anda terhadap kondisi kesehatan Anda saat ini.

Penyakit tifus (demam tifoid) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella sp. Bakteri ini masuk menginfeksi saluran pencernaan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, untuk kemudian masuk ke dalam peredaran darah. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan pemberian Antibiotik selama 7 - 14 hari. Kami tidak menganjurkan Anda untuk mengobati tifus tanpa pengawasan dokter.

Pemulihan kondisi tubuh pasca penyakit tifus memang terbilang cukup lama, dapat berkisar antara 1-3 bulan sebelum kondisi tubuh dapat kembali normal. Oleh sebab itu, akan lebih baik apabila sementara ini Anda dapat memperbanyak waktu istirahat anak Anda dan memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi anak Anda untuk mempercepat pemulihan tubuh. Hindari makan sayuran mentah dan makanan lainnya yang disajikan atau disimpan di dalam suhu ruangan dan pilih makanan yang masih panas atau makanan yang dibekukan, minuman kaleng dan buah yang telah dikupas.

Saat ini sebaiknya Anda tidak melakukan aktivitas yang memerlukan banyak energi, sehingga energi tersebut dapat digunakan untuk proses pemulihan. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena hal ini hanya bersifat sementara hingga kondisi Anda telah benar-benar pulih. Diskusikanlah hal ini dengan dokter yang merawat Anda agar perkembangannya dapat dievaluasi secara optimal.

Perlukah mendapat vaksinasi tifoid?

Pemberian vaksinasi untuk mencegah penyakit tifus hanya dapat memberikan perlindungan sebesar 70% selama beberapa tahun, namun vaksin ini hanya diberikan pada kondisi tertentu, yaitu kepada orang-orang yang akan bepergian ke daerah endemis tifus, memiliki kontak erat dengan pembawa bakteri Salmonella sp. (karier tifus), dan petugas laboratorium yang berkontak dengan bakteri Salmonella sp. Terdapat dua metoda pemberian vaksin tifus, yaitu secara oral (ditelan) dan injeksi (suntik), namun yang boleh diberikan pada anak usia 5 tahun hanyalah yang jenis suntik. Bagaimanpun, senantiasa memperhatikan kebersihan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi merupakan tindakan pencegahan yang sama penting dan sama efektif dengan tindakan vaksinasi ini.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar