Sukses

Penyebab Benjolan di Lutut

13 Jun 2017, 11:29 WIB
Wanita, 21 tahun.

Assalammualaikum dok... Saya bella mau bertanya.... Di kaki saya lebih tepatnya lutut kiri saya terdapat benjolan letak tepatnya ada di bagian kiri lutut kiri saya dok, awalnya benjolan tersebut hanya benjolan kecil namun perih jika tersentuh atau ke senggol tapi saya tidak ambil pusing karena saya pikir hanya bentol kena gigitan serangga. Tidak lama karena benjolan tersebut tidak kunjung hilang saya iseng dan menandai benjolan tersebut menggunakan spidol dan sekarang sudah hampir sebulan benjolan tersebut semakin membesar melewati garis yang saya buat, daerah benjolan tersebut juga jadi menghitam dan kulitnya jadi kasar. Awalnya sewaktu benjolannya kecil perihnya hanya jika tersentuh saja dok, tapi sekarang jika saya tekuk kaki saya sudah terasa perihnya, rasanya seperti ditusuk tusuk jarum, jika berjalan kaki juga kaki kiri saya jadi cepat lelah dan tegang, badan saya juga jadi mudah pegal padahal saya bukan atlet dan tidak melakukan pekerjaan yang berat karena saya hanya pergi kuliah saja, dan belakangan saya terkena deman (walau saya tidak tahu apakah deman saya berhubungan dengan kaki saya atau tidak) ... Menurut dokter benjolan di kaki saya ini apa ya dok? Bisakah dokter beritahu saya? Sebelumnya terima kasih untuk waktu dokter.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya seputar benjolan di lutut melalui fitur Tanya Dokter.

Benjolan di lutut seringkali merupakan benjolan dari bawah kulit. Berikut kemungkinan penyebabnya:

Kista kulit. Merupakan tumor jinak berbentuk kantong yang dapat terisi cairan, nanah, maupun material lainnya. Kista ini dapat muncul di kulit manapun dan terasa seperti kacang yang terletak di bawah kulit. Kista dapat terjadi akibat infeksi, sumbatan kelenjar minyak, atau di sekitar benda asing seperti tindik atau anting. Umumnya kista kulit tumbuh lambat, tidak nyeri, dan terasa halus permukaannya ketika digerakkan. Terapi umumnya berupa pemberian suntikan steroid ke dalam kista atau pengangkatan secara bedah minor.
Cherry angioma. Merupakan benjolan halus berwarna kemerahan seperti buah cherry. Biasanya muncul di batang tubuh tetapi sebenarnya dapat terjadi di mana saja. Umumnya penderita berusia di atas 40 tahun. Sebagian besar kasus tidak membutuhkan pengobatan. Bila secara kosmetik mengganggu atau rentan mengalami perdarahan, angioma dapat dihilangkan dengan laser atau kauter listrik.
Dermatofibroma. Merupakan benjolan merah kecoklatan yang seringkali ditemukan di lengan dan kaki. Dermatofibroma mengandung jaringan parut sehingga terasa sebagai benjolan yang keras di bawah kulit. Penyebabnya tidak diketahui. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak perlu diobati. Kondisi ini dapat dihilangkan dengan pembedahan atau diratakan melalui cara dibekukan dengan nitrogen cair.
Kista epidermoid. Merupakan benjolan jinak pada kulit yang berasal dari kelenjar minyak. Seringkali ditemukan di daerah kelamin, dada, dan punggung. Kista epidermoid berbentuk bulat dan bagiannya yang gelap dapat terlihat di perukaan kulit. Bila terinfeksi, kista ini menjadi kemerahan dan nyeri. Ketika ditekan akan mengeluarkan cairan yang berwarna putih seperti keju. Umumnya, kondisi ini diatasi dengan mengangkat kantong kista melalui bedah minor. Antibioitik biasanya juga diberikan bila kista sudah terinfeksi.
Lipoma. Lipoma merupakan benjolan jinak di bawah kulit yang tumbuh lambat. Lipoma berasal dari jaringan lemak bawah kulit, terasa sebagai benjolan yang kenyal. Biasanya terdapat di batang tubuh, bahu, leher, namun bisa juga di tempat lain. Sebagian besar lipoma berdiameter kurang dari 5 cm dan tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan nyeri jika menekan saraf. Lipoma tidak diangkat kecuali mengganggu secara kosmetik, menekan struktur lain disekitarnya, atau karena diagnosanya meragukan untuk lipoma. Jika perlu diangkat, maka dilakukan pembedahan minor.
Neurofibroma. Merupakan pertumbuhan jinak di bawah kulit namun dapat menjadi tumor ganas pada sebagian kasus. Benjolan ini biasanya tumbuh lambat, tidak nyeri, menimbulkan 'rasa kejut' seperti tersetrum jika area yang benjol tersentuh, dan juga gangguan saraf apabila benjolan menekan saraf-saraf yang besar. Jika tidak menyebabkan keluhan apapun, umumnya tidak diperlukan terapi. Jika menimbulkan keluhan, tumor diangkat melalui pembedahan.
Terkait yang Anda alami, perlu ditelusuri benjolan tersebut termasuk yang mana. Jika ada kemerahan dan rasa nyeri, ada kemungkinan infeksi tambahan pada benjolan tersebut.

Jika memang benjolan jinak seperti kemungkinan-kemungkinan yang sudah disebutkan di atas, umumnya membutuhkan pembedahan (minor) apabila menimbulkan keluhan yang mengganggu maupun pertimbangan kosmetik. Sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter kulit untuk diketahui jenis benjolannya apa.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar benjolan di lutut. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar