Sukses

Sakit Maag Saat Puasa

13 Jun 2017, 05:18 WIB
Pria, 18 tahun.

Dokter saya mau menanyakan saya sakit di bagian ulu hati sampai perut bagian kiri atas dan menjalar sampai bahu itu sudah terjadi selama 7 hari, nyeri yang dirasakan sangat sakit apabila sedang menarik nafas panjang, bersin, batuk, bersendawa dan saat malam hari. BAB saya juga tidak lancar. Saya mempunyai riwayat penyakit maag. Saat 4 hari pertama sakit itu, saya mengalami flu dan sakit ternggorakan, flu masih ada sampai sekarang. Makanan yang saya makan normal, namun pernah sesekali memakan yang asam asam. Saat ini saya sedang dalam keadaan puasa. Terimakasih Dokter

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah menggunakan Fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com
Kami mengerti kekhawatiran Anda.

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai maag saat berpuasa, perlu diketahui terlebih dahulu apakah maag tersebut terjadi karena kelainan anatomis atau bukan. Secara umum maag, atau disebut dengan istilah medis dispepsia, dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu sakit maag fungsional dan sakit maag organik. Pembagian tersebut hanya bisa dipastikan dengan alat peneropong, yang disebut endoskopi. Dispepsia dikatakan fungsional bila pada endoskopi (teropong saluran pencernaan atas) tidak didapatkan kelainan secara anatomi. Sedangkan dispepsia dikatakan organik bila pada endoskopi didapatkan kelainan secara anatomi, misalnya luka dalam atau luka lecet pada kerongkongan, lambung atau usus dua belas jari, polip pada kerongkongan, lambung atau usus dua belas jari serta kanker pada organ pencernaan tersebut.

Pada kelainan maag yang ditemukan adanya kelainan anatomis, terutama yang sudah lama / kronis perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terlebih dahulu oleh dokter sebelum melaksanakan ibdah puasa. Apabila sakit maagnya bisa diobati terlebih dahulu atau melaksanakan puasa dengan tetap minum obat sehingga akibat yang tidak diharapkan tidak terjadi.

Sakit maag karena gangguan fungsional atau tidak ditemukan adanya kelainan anatomis, biasanya dengan berpuasa keluhan sakit maagnya berkurang dan merasa lebih sehat pada saat berpuasa. Hal ini terjadi karena keluhan sakit maag yang timbul pada pasien akibat ketidak teraturan makan, konsumsi makanan camilan,seperti makanan yang berlemak, asam, dan pedas sepanjang hari, konsumsi minuman bersoda dan minum kopi,merokok dan juga faktor stres. Selama berpuasa,pasien-pasien ini pasti makan lebih teratur karena hanya dua kali dengan waktu yang lebih kurang sama setiap harinya selama puasa Ramadhan,yaitu saat sahur dan berbuka.

Bila disarankan oleh dokter untuk mengkonsumsi obat maag saat berpuasa, maka Anda sebaiknya mengonsumsi obat maag pada saat makan sahur. Obat yang digunakan adalah obat yang memiliki waktu kerja 12-24 jam. Hal ini berguna untuk mengontrol kadar asam lambung Anda yang naik saat perut kosong. Sehingga maag tidak kambuh pada jam-jam makan siang, yaitu saat asam lambung akan meningkat pada jam makan siang (sekitar pukul 12 siang), saat kita melewatkan makan siang.

Pada pasien yang tidak mempunyai sakit maag sebelumnya, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat maag.

Untuk mencegah prosuksi asam lambung berlebih, hindari makanan yang dapat memicu asam lambung saat sahur. Misalnya makanan pedas, asam, rokok, dan kopi.

Multivitamin boleh dikonsumsi, tetap tidak harus, karena energi saat berpuasa didapatkan sumber pangan seperti karbohidrat, protein dan lemak. Sedangkan multivitamin berguna untuk meningkatkan imun tubuh saja, dan merupakan pelengkap. Konsumsi multivitamin yang dianjurkan adalah 60 mg per hari. Multivitamin tersebut dapat dikonsumsi saat sahur maupun saat berbuka.


Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.
Salam, RF

0 Komentar

Belum ada komentar