Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Tertusuk jarum HIV

12 Jun 2017, 22:14 WIB
Pria, 22 tahun.

Selamat pagi dok saya berprofesi sebagai perawat td pagi pas saya lagi cek GD saya tertusuk jarum bekas pasien susp B20, walaupun memang susp tapi K/U mengarah ke tanda2 HIV, saya sudah cuci mengalir dan mengeluarkan darahnya. Terus untuk tindakan selanjutnya yanh harus saya lakukan apa dok? Terimakasih

Terimakasih telah bertanya tentang Tertusuk Jarum: HIV melalui fitur Tanya Dokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Infeksi HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang mengandung virus HIV (seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI). Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, berganti jarum suntik, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Berdasarkan penelitian yang dilansir oleh centers for disease control and prevention (CDC), terdapat 4 faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda tertular HIV melalui jarum suntik: kedalaman cedera (jarum yang menusuk), darah yang terlihat atau terdapat di dalam jarum, jarum yang menusuk pada pembuluh darah vena atau arteri dan banyaknya darah yang masuk. CDC menyebutkan bahwa risiko seseorang dapat terinfeksi HIV (jika tak sengaja tertusuk jarum) adalah sebesar 0.3% (1 dari 300). Jadi sebetulnya 99.7% kasus tidak menyebabkan infeksi HIV. Sedangkan risiko setelah terpapar darah yang terinfeksi HIV (jika tidak ada luka di kulit) adalah kurang dari 0.1%. Bahkan terpapar sejumlah kecil darah tidak berisiko sama sekali kecuali jika terdapat luka terbuka di kulit Anda.

Virus HIV tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia (host), terkecuali jika terdapat media seperti darah. Virus HIV juga sangat sensitif terhadap perubahan pH. pH yang terlalu asam (di bawah 7) atau terlalu basa (di atas 8) akan merusak virus HIV. Berdasarkan Journal of Medical Virology, virus HIV bisa bertahan dalam darah yang mengering di suhu ruangan selama 5 – 6 hari dan pada suhu 40C bisa bertahan hingga 1 minggu (namun dengan pH optimum yang terjaga). Dari penelitian juga disebutkan bahwa virus HIV bisa mati dengan suhu yang panas (dibutuhkan suhu lebih dari 600C untuk membunuh virus HIV). Jadi sebetulnya meski risikonya kecil (kurang dari 0.3%), Anda bisa tertular HIV dari tusukan jarum yang tak sengaja, tentu Anda juga perlu tetap waspada dan berhati – hati. Jika Anda tak sengaja tertusuk jarum, segeralah cuci area tubuh yang tertusuk dengan sabun dan air mengalir (jika ada dengan cairan disinfektan seperti chlorhexidine gluconate). Selain itu biasanya Anda akan diberikan obat ARV selama 1 bulan, silahkan mengunjungi dokter untuk mendapatkan obat tersebut. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Tertusuk Jarum: HIV. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar