Sukses

Keputihan Pada Perawan, Normalkah?

12 Jun 2017, 15:52 WIB
Wanita, 17 tahun.

hallo dok saya mau nanya saya kan umurnya masi 17 tahun trs saya keputihannya kyk kering gt tp saya belom pernah berhubungan seks, apakah saya harus ke dokter apa gimn ya dok

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum mengetahui apakah keputihan yang Anda alami berbahaya atau tidak, maka perlu diketahui dulu bagaimana cairan vagina yang normal.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Ini disebut keputihan fisiologi / normal. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi.

Kebalikannya, keputihan abnormal / patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau tidak enak, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal, dimana jenis-jenisnya antara lain adalah:

1. Keputihan yang disebabkan infeksi Jamur (Kandidosis vulvovaginalis)
Keputihan berwarna putih kekuningan berupa gumpalan-gumpalan seperti kepala susu. Terasa sangat gatal, panas dan menyebabkan nyeri setelah berkemih dan nyeri saat berhubungan seksual.

2. Keputihan yang disebabkan infeksi Parasit (Trikomoniasis)
Keputihan berwarna kuning kehijauan, bentuknya kental, berbau tidak enak dan berbusa. Keluhan lain yang dapat menyertai adalah adanya rasa nyeri saat berhubungan seksual, perdarahan setelah berhubungan seksual dan perdarahan di luar siklus menstruasi.

3. Keputihan yang disebabkan infeksi bakteri (Bakterial vaginosis)
Keputihan berwarna keabu-abuan, bentuknya agak encer, berbau amis dan jarang berbusa. Bau amis lebih menusuk setelah berhubungan seksual dan menyebabkan darah menstruasi berbau tidak normal. Keluhan lain yang dapat menyertai adalah rasa gatal dan terbakar pada daerah kemaluan.

4. Pertanda Kanker
Keputihan berwarna kecoklatan, terdapat bercak darah dan berbau busuk. Keputihan dapat berlangsung dalam waktu lama, tidak respon terhadap pengobatan apapun dan dapat disertai rasa nyeri saat berhubungan seksual.

5. Vaginitis karena Alergi/Iritasi Bahan Kimia (krim, cairan, bahan semprot, wewangian)
Keputihan akan menjadi lebih banyak, berwarna kuning keputihan, dapat encer atau kental. Keluhan yang dapat menyertai adalah rasa gatal, terbakar, nyeri dan kemerahan pada daerah kemaluan.

Bila keputihan Anda disebabkan oleh infeksi maka diperlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk mengetahui persisnya kondisi Anda beserta dengan pengobatan yang tepat. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai keputihan abnormal. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar