Sukses

Solusi Eye Floaters

11 Jun 2017, 22:55 WIB
Pria, 27 tahun.

Dok kemarin saya ke cicendo meriksa mata kanan saya .. karena penasaraan sy terkena eye floaters .. Pas di periksa katanya saya peradangaan di mata saya kaget ! Apa benar dok floaters saya gara gara peradangaan dan saya penderita gerd axiety jg minta solusi nya agar tdk mengganggu aktifitas saya sehari" karena udh ga kerja gara gara gerd dan axiety ini makasih

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai eye floaters melalui fitur Tanya Dokter. 

Eye floaters merupakan endapan di dalam lapisan vitreous mata yang seperti kaca. Gejala yang dikeluhkan umumnya seperti noda-noda hitam yang mengambang atau melayang di dalam penglihatan ketika kita melihat ke sekeliling. Eye floaters dapat muncul hanya pada 1 mata atau di kedua mata.

Dalam mata terdapat ruang besar berisi cairan / gel vitreous yang biasa disebut badan kaca. Cairan ini merupakan bagian dari media refraksi dan umumnya berwarna jernih. Bila terbentuk deposit/endapan dari cairan vitreous, deposit itu akan mengambang dan tampak seakan-akan benda tersebut melayang di depan mata. Ketika mata bergerak dari satu sisi ke sisi lain atau ke atas dan ke bawah, helai-helai, endapan, atau kantung-kantung ini juga berpindah posisi di dalam mata, sehingga membuat bayangan-bayangan yang bergerak dan tampak mengambang atau berombak-ombak.

Jika eye floaters muncul secara mendadak, langsung banyak, muncul saat terkena kilasan cahaya (flashing lights), hilangnya penglihatan samping, bisa jadi itu merupakan tanda retina yang sobek dan memerlukan perawatan untuk mencegah retina lepas (retinal detachment).

Eye floaters dapan menghilang seiring dengan berjalannya waktu atau akibat posisi endapan yang bergeser sehingga tidak terlihat lagi. Eye floaters sebenarnya tidak berbahaya namun bisa sangat menganggu.

Untuk memastikan kelainan pada mata Anda termasuk kondisi berbahaya atau tidak, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis mata untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

GERD

Gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan. Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut. GEjala sampingan peningkatan asam lambung adalah nyeri ulu hati, kembung, sering bersendawa, mual dll.

Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi, dll.

Hingga saat ini, pengobatan yang dianjurkan untuk mengatasi GERD adalah dengan obat-obatan golongan proton pump inhibitor, seperti omeprazole, lansoprazole, dll. Obat ini dapat diminum 1x/hari, 30 menit sebelum makan. Obat ini dapat dikonsumsi selama 1-2 minggu dan dilihat respon yang terjadi. Pengobatan dikatakan berhasil jika terdapat perbaikan gejala, meskipun belum sembuh total. Penyakit ini dapat dikontrol agar tidak sering kambuh.

Selain dengan obat-obatan tersebut, Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti :

Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil

Jangan langsung tidur setelah makan malam

Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya

Hindari stres

Tidur cukup 8 jam/hari

Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit.

Dengan melakukan kombinasi terapi dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup, diharapkan masalah Anda dapat lebih teratasi.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai eye floaters melalui fitur Tanya Dokter. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar