Sukses

Kontak TB pada Anak

11 Jun 2017, 15:13 WIB
Pria, 28 tahun.

Dok saya mau bertanya masalah tb paru, penyakit tb paru di derita oleh orang tua saya, Kasus : sudah 3 minggu orang tua saya tinggal di rumah saya,namun beberapa hari ini kondisinya melemah (sakit) , setelah kami bawa berobat kerumah sakit dr.mendiagnosa orang tua saya sakit tb paru sudah lama, yg menjadi permasalah saat ini, selama 3 minggu orang tua saya sering berintraksi dengan anak saya yg berumur 3thn,bahkan mungkin pernah minum dari gelas yg sama, saya tau tb paru itu menular. Tolong dok beri saya solusi, jujur saya takut anak saya tertular, apa penangan yg harus saya buat agar anak saya tidak tertular,karena sudah 3 minggu selalu bersama dengan orang tua saya yg terkena tb paru. Terimakasih dok

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih atas kepercayaan anda berkonsultasi di klikdokter.com

TB anak dapat ditemukan melalui dua pendekatan utama, yaitu investigasi terhadap anak yang kontak erat dengan pasien TB dewasa aktif dan menular, serta anak yang datang ke pelayanan kesehatan dengan gejala dan anda klinis yang mengarah ke TB. Gejala klinis TB pada anak tidak khas, karena gejala serupa juga dapat disebabkan oleh berbagai penyakit selain TB.

Gejala umum TB pada anak :

Nafsu makan tidak ada (anoreksia) atau berkurang, disertai gagal tumbuh (failure to thrive).
Masalah Berat Badan (BB).
BB turun selama 2-3 bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas, ATAU
BB tidak naik dalam 1 bulan setelah diberikan upaya perbaikan gizi yang baik ATAU
BB tidak naik dengan adekuat.
Demam lama (≥2 minggu) dan atau berulang tanpa sebab yang jelas (bukan demam tifoid, infeksi saluran kemih, malaria, dan lain lain). Demam yang umumnya tidak tinggi dan dapat disertai keringat malam.
Lesu atau lemah, anak kurang aktif bermain.
Batuk lama ≥3 minggu, batuk bersifat non-remitting (tidak pernah reda atau intensitas semakin lama semakin parah) dan penyebab batuk lain telah disingkirkan;
Keringat malam dapat terjadi, namun keringat malam saja apabila tidak disertai dengan gejala-gejala umum lain bukan merupakan gejala spesifik TB pada anak.
Memang untuk mendiagnosis TB pada bayi atau anak cukup sulit, mengingat gejalanya yang tidak spesifik. Saat ini para dokter menggunakan sitem skoring untuk mendeteksi seorang anak terkena penyakit TB. Dalam skoring tersebut nilai tertinggi bila didapatkan hasil uji tes mantoux positif ((≥10mm, atau ≥5mm pada keadaan imunokompromais/sistem imun rendah) dan adanya riwayat kontak dengan orang dewasa penderita TB aktif dan menular. Jika hasil skoring melebihi nilai normal, maka Anak harus diterapi sebagai penderita TB.

Namun demikian, jika anak yang kontak dengan pasien BTA positif dan uji tuberkulinnya positif namun tidak didapatkan gejala, maka anak cukup diberikan profilaksis atau terapi pencegahan terutama anak balita.

Saran Kami, Sebaiknya Anda berkonsultasi dan mengikuti saran dokter spesiali Anak yang telah merawat Anak Anda mengenai tahapan lanjutan dalam penanganan terhadap kondisi Anak Anda, agar dapat ditangani segera dan menghindari komplikasi yang tidak diinginkan.

Semoga jawaban kami dapat menjawab pertanyaan Anda.
Hormat kami, RF

0 Komentar

Belum ada komentar