Sukses

Nodul Pita Suara

10 Jun 2017, 22:41 WIB
Pria, 21 tahun.

Halo dokter, Saya bertanya terkait penyakit vocal nodule, Bagaimana saya bisa mendeteksi atau ciri" kalau saya menderita penyakit tersebut dok? Terus apakah bisa disembuhkan tanpa proses pembedahan (operasi)? Soalnya yang saya rasakan pada saat mengeluarkan suara secara konstan, terasa serak dan tidak stabil...mohon pencerahannya dokter Terima kasih Rizal

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima Kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Apakah bertambah parah sejak awal keluhan timbul? Apakah pekerjaan Anda? Apakah Anda sudah pernah memeriksakan diri ke dokter spesialis THT? Suara yang serak dapat diakibatkan karena adanya masalah pada pita suara.

Pada mereka yang memang menggunakan suara secara berlebihan, seperti, penyanyi profesional, guru, dosen, atau mereka yang sering berbicara dan menggunakan suara berlebihan dapat terjadi pembengkakan pita suara yang disebut sebagai nodul pita suara atau polip pita suara. Nodul pita suara biasanya terjadi pada kedua pita suara secara simetris. Keduanya biasa diketahui karena keluhan serak pada suara.

Mengistirahatkan pita suara dengan berpuasa bicara, terapi vokal atau bicara merupakan pilihan. Yang pertama kali dilakukan adalah dengan berpuasa bicara untuk mengistirahatkan pita suara. Terapi vokal atau bicara biasanya merupakan terapi yang dianjurkan oleh dokter berikutnya ketika keadaan pita suara telah lebih membaik. Terapi ini berkaitan dengan penyebab terjadinya nodul atau polip pita suara yaitu penggunaan vokal yang salah atau berlebihan. Terapi vokal atau bicara akan membantu penderita untuk mempelajari teknik penggunaan vokal dan juga hidrasi dengan baik dan benar untuk mencegah kekambuhan oleh terapis yang ahli di bidang bersangkutan.

Beberapa cara yang dapat dilakukan sendiri untuk menghindari ketegangan vokal, mengistirahatkan dan merawat pita suara adalah:

  1. Menghindari berbicara atau bernyanyi terlalu keras dalam jangka waktu yang lama. Bila berbicara atau bernyanyi di ruangan yang besar atau di antara banyak orang lebih baik menggunakan mikrofon atau megafon dan tidak berteriak.
  2. Menghindari berbisik, karena akan menyebabkan ketegangan vokal dibandingkan jika berbicara secara normal.
  3. Menghidrasi pita suara dengan minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Selain itu juga menghindari kafein dan alkohol.
  4. Mencoba melembabkan tenggorokan (pita suara) dengan menghirup udara hangat, berkumur dengan air garam atu mengunyah permen karet atau permen pelega tenggorokan.
  5. Menghindari obat-obatan yang mengandung dekongestan karena dapat menyebabkan tenggorokan menjadi kering.

Mengingat keterbatasan kami dalam memperoleh informasi lengkap dan melakukan pemeriksaan fisik, kami sarankan Anda segera mengunjungi dokter spesialis THT untuk wawancara medis mendetil dan pemeriksaan fisik lengkap untuk menentukan penanganan yang optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam, RF

0 Komentar

Belum ada komentar