Sukses

Nyeri Saat Menstruasi

10 Jun 2017, 21:57 WIB
Pria, 29 tahun.

malam dok. saya baru menikah sekitar 7 bulan dan belum hamil jg. saat mens di hari pertama dan kedua tidak sakit darah yg di keluarkan cukup banyak, tp di hari 3 sangat sakit di bagian perut kanan bawah darah jg keluar sedikit... ke esokan hilang sendiri tapi ke esokan hari nya kembali sakit... saya mens selama 7 hari.sebelum menikah biasanya sakit di hari pertama dan kedua saja, setelah itu tidak lagi. apakah sakit saya ini dok? dan apa kah hal ini yang membuat saya blm hamil jg... mohon di jawab.

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih atas kepercayaan anda berkonsultasi di klikdokter.com

Nyeri sewaktu haid disebut dismenore (dysmenorrhea). Nyeri ini terasa di perut bagian bawah. Nyeri dapat terasa sebelum, selama, dan sesudah haid. Dapat bersifat hilang timbul atau terus menerus. Nyeri ini diduga terjadi akibat adanya kontraksi rahim pada saat mengeluarkan darah haid. Sering kali rasa tidak nyaman di perut bawah dan mual disalah artikan sebagai dismenore, oleh karena itu istilah ini hanya digunakan jika terasa nyeri yang demikian hebat, hingga memaksa penderita untuk istirahat dan meninggalkan aktivitasnya untuk beberapa jam hingga beberapa hari.

Dismenore dibagi menjadi 2 berdasarkan penyebabnya;

Dismenore primer.

Adalah nyeri haid yang dijumpai tanpa adanya kelainan pada sistem reproduksi yang tampak nyata. Pada tipe ini nyeri terjadi beberapa waktu setelah menarke (menstruasi pertama), biasanya setelah 12 bulan atau lebih. Hal ini dikarenakan pada siklus-siklus mens pada bulan-bulan pertama setelah menarke umumnya belum mengeluarkan sel telur (anovulatoar) yang tidak disertai rasa nyeri. Rasa nyeri timbul tidak lama sebelum atau bersamaan dengan permulaan haid dan berlangsung untuk beberapa jam, walaupun dalam beberapa kasus dapat berlangsung hingga beberapa hari. Sifat rasa nyeri kolik hilang timbul, biasanya terbatas pada perut bawah, tetapi dapat menyebar ke daerah pinggang dan paha. bersamaan dengan rasa nyeri dijumpai juga rasa mual, muntah, sakit kepala, diare, iritabilitas, dan sebagainya

Dismenore sekunder.

Terjadi akibat adanya gangguan pada sistem reproduksi yang nyata, penyebabnya antara lain;

Infeksi. Nyeri terasa sebelum haid

Tumor. Nyeri bersifat kolik/hebat

Penebalan dinding rahim / endometriosis. Nyeri masih ada setelah haid berhenti

Jika sesuai dengan gejala dismenore primer, maka hal ini dianggap wajar, dan diberi terapi hanya jika nyeri sangat hebat tak tertahankan hingga selalu mengganggu aktivitas.

Jika gejala anak Anda mendekati dismenore sekunder, artinya terdapat gangguan pada salah satu sistem reproduksi anak Anda, sebaiknya Anda memeriksakan anak Anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui kondisi dan solusi terkait masalah Anda.


Semoga jawaban kami dapat menjawab pertanyaan Anda.
Hormat kami, RF

0 Komentar

Belum ada komentar