Sukses

Gejala dan Pengobatan PCOS

10 Jun 2017, 21:01 WIB
Wanita, 35 tahun.

Salam dokter, saya hampir 6 tahun menikah dan belum dikarunai keturunan, saya mengalami riwayat gangguan haid. Biasanya 2 bulan sekali, tapi sekarang malah lebih parah, udah hampir 4 bulan belum dtng bulan. Saya baca mengenai PCOS dan sepertinya gejala dan ciri cirinya saya alami. 2 tahun di awal pernikahan saya selalu konsultasi dgn dokter kandungan namun tidak berhasil. Adakah obat medis tentang PCOS?

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih atas kepercayaan anda berkonsultasi di klikdokter.com

Sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan, pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Memang, mayoritas penderita sindroma ovarium polikistik memiliki masalah dengan berat badannya dan resistensi insulin yang menyebabkan hambatan perkembangan folikel kemudian memicu terjadinya siklus anovulatorik (tanpa sel telur). Namun perlu diketahui bahwa perkembangan penyakit ini juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Hampir semua penderita PCOS memiliki kerabat sedarah yang pernah menderita masalah yang sama.

Agar dapat mengalami pembuahan, sel sperma harus bertemu dengan sel telur matang. Akan tetapi hanya sebagian kecil penderita PCOS yang mengalami pelepasan sel telur matang dari indung telur (ovulasi), sehingga sebagian besarnya dapat mengalami kesulitan untuk memiliki keturunan. Namun bukan berarti kehamilan tidak mungkin terjadi. Pada keadaan ini, dibutuhkan terapi bantuan untuk meningkatkan kesempatan terjadinya kehamilan.

Dokter perlu melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menilai ada/tidaknya ovulasi pada Anda, baru dapat ditentukan terapi yang sesuai. Perlukah dilakukan induksi ovulasi ataukah terapi lain? Diskusikanlah dengan dokter kebidanan dan kandungan Anda mengenai berbagai pertimbangan yang mungkin diambil, agar dapat tercapai solusi yang terbaik untuk Anda dan pasangan.

Semoga jawaban kami dapat menjawab pertanyaan Anda.
Hormat kami, RF

0 Komentar

Belum ada komentar