Sukses

Gejala Tuberkulosis

10 Jun 2017, 15:09 WIB
Wanita, 32 tahun.

Dok... Saya mau tanya Adakah penyakit tb yg tidak mengalami batuk..??? Sya mengalami dada sprti ada yg tekan Stlah 5 hari dada saya masih aja sprti ada yg tekan. Lalu saya berobat ke dktr penyakit dalam saya di tensi, di priksa dan di Rekam jantung smuanya bagus Pas saya di Rontgent sprti ada radang katanya trz Saya di suruh priksa ke dktr paru Di Sana saya di diagnosis penyakit tb Agak kaget sih denger nya soalnya saya tidak mengalami batuk, nafsu makan saya jg tdk bermasalah, klo mlm saya jg tdk keringatan hanya saja klo saya mengerjakan perkrjaan rumah saya cepet cape/lelah Pikir saya mungkin karna dada saya sakit sprti ada yg nindih Stlah itu dokter menyuruh saya untuk mengeluarkan dahak utk di priksa di lab Tp sy bilang saya tidak batuk dan saya sulit untuk mengeluarkan dahak Dktr menyuruh saya fisiotrapi/uap Kata dktr biasa nya klo udh ini uap dahak nya bisa kluar tp ttp aja dahak saya tdk bisa kluar yg ada hnya ludah doank Ywdh saya plng dan suster nya ngasih tempat 3 tub kosong buat saya untuk dahak Siapa tau di rmh bisa kluar dahak nya Tp udh 3 hari ini dahak sya tidak jg kluar Karena saya tidak mengalami batuk Jd slama 3 hari ini sya minum obat tb yg di berikan oleh dokter. Dok.. Saya jd bingung Apa kah saya terkena tb sedangkan saya tdk mengalami batuk Nafsu makan tdk bermasalah dan berat badan sya jg stabil tidak turun. Makasih donk mohon info nya

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com

Penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh kuman kelompok Mycobacterium tuberculosis. WHO 1990 menyatakan bahwa sekitar 1760 juta orang (1/3 penduduk dunia) yang terinfeksi kuman tuberkulosis (tb). Di negara berkembang tuberkulosis masih merupakan masalah kesehatan utama di masyarakat. Tb merupakan penyebab utama kematian nomor 2 di Indonesia.

Cara penularan penyakit ini melalui droplet yang dikeluarkan oleh penderita TB yang dalam udara yang dapat bertahan dalam suhu kamar (25-30 derajat celcius). Orang dapat terinfeksi apabaila droplet tersebut terhirup dalam saluran pernapasan.

Gejala Klinis

Gejala yang timbul pada penderita TBC paru adalah;

- Batuk-batuk yang produktif >3 minggu

- Batuk berdarah

- Sesak nafas

- Nyeri dada

- Lemah, letih

- Berat badan menurun

- Nafsu makan menurun

- Berkeringat pada malam hari

- Demam yang tidak tinggi

TB paru dapat disembuhkan, hal ini bergantung pada kepatuhan penderita terhadap pengobatan yang memang berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Namun perlu diperhatikan juga bahwa TB dapat dikalsifikasikan menjadi TB paru dan TB di luar paru (ekstra paru). Tujuan melakukan klasifikasi penyakit dan penderita adalah penting untuk menetapkan panduan OAT yang sesuai. Klasifikasi penyakit dan tipe penderita dilakukan sebelum pengobatan dimulai.

Tuberkulosis paru adalah tuberkulosis yang menyerang jaringan parenchyma paru, sebab itu TB pada selaput paru (pleura) atau TB pada kelenjar hilus dianggap sebagai TB Ekstra Paru. Bila penderita TB paru juga bisa mengalami TB Ekstra Paru, maka untuk kepentingan pencatatan maka penderita tersebut hanya dicatat sebagai penderita TB paru. Berdasarkan hasil pemeriksaan dahak, TB paru dapat dibagi menjadi :

TB paru BTA positif, yaitu bila sekurang-kurangnya 2 dari 3 pemeriksaan sediaan dahak SPS hasilnya positif atau sediaan dahak hasilnya BTA positif dan pemeriksaan foto rontgen dada menunjukkan gambaran tuberkulosis aktif.
TB paru BTA negatif rontgen positif, yaitu bila semua sediaan dahak SPS hasilnya negatif tapi foto rontgen ada menunjukkan gambaran TB aktif. TB paru BTA negatif rontgen positif dibagi berdasarkan tingkat keparahan penyakitnya, yaitu bentuk berat dan ringan. Bentuk berat bila gambaran foto rontgen dada memperlihatkan kerusakan paru yang luas, seperti adanya proses milier dan atau keadaan umum penderita buruk.


TB Ekstra Paru
TB Ekstra paru adalah tuberkulosis yang menyerang organ lain selain paru, misalnya pleura, selaput jantung, selaput otak, persendian, limfa, kulit, tulang, ginjal, usus, alat kelamin, saluran kemih, dan lain-lain. TB ekstra paru dibagi menurut tingkat keparahan yaitu :

TB ekstra paru ringan, misalnya TB kelenjar limfa, tulang (kecuali tulang belakang), sendi, dan kelenjar adrenal.

TB ekstra paru berat, misalnya meningitis, milier, perikarditis, perioritis, tulang belakang, usus, saluran kencing, dan alat kelamin. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar