Sukses

Benjolan Dalam Vagina

10 Jun 2017, 14:00 WIB
Wanita, 25 tahun.

Ass... Dok saya mau tanya... Dok saya ada benjolan didalam vagina saya... Truss ketika saya brhbngan intim...vagina saya berdarah sepwrti menstruasi bnyak sekali....tidakk sakit ...tapi saya takutt .... Apa itu tetmasukk kanker servik dok?

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.
Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Keluhan Anda adalah benjolan di liang vagina. Daerah kemaluan adalah daerah yang cukup lembab karena lokasinya dan selalu tertutup celana dalam. Maka dari itu, kelenjar sebasea ditambah daerahnya yang lembab membuat kulit daerah tersebut menjadi lebih mudah terinfeksi.

Bintil-bintil kecil di daerah vulva (sekitar vagina) dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, diantaranya:

- kondiloma akuminata (kutil kelamin)
- moluscum kontagiosum (infeksi virus pox)
- herpes simplex (infeksi virus herpes)
- scabies (infeksi oleh kutu)
jerawat
- Bintik-bintik tersebut dapat juga berasal dari kelenjar sebasea yang sedang aktif.

Selain itu ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Secara garis besar benjolan (tumor) dibedakan menjadi tumor jinak atau ganas. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:

- Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat. Bila terdapat nanah kemungkinan sudah menjadi abses/bisul.
- Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
- Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
- Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
- AdenocarcinomaBartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin


Untuk mengetahui benjolan itu berbahaya atau tidak, diperlukan pemeriksaan ke dokter. Dari pemeriksaan fisik, Dokter akan dapat menduga benjolan tersebut ganas atau tidak, namun untuk mengetahui secara pasti, maka benjolan tersebut harus diangkat dan diperiksa di bawah mikroskop (histopatologi).

 

Sementara mengenai perdarahan, berikut penjelasan kami.

Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Namun terdapat kemungkinan lain dari perdarahan yang Anda alami yang merupakan perdarahan yang terjadi akibat senggama atau disebut post coital bleeding. Kondisi ini sebaiknya juga ditanggapi dengan serius. Beberapa penyebabnya adalah :

- Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
- Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
- Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. - - - Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
- Kanker leher rahim Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
- Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim


Saran kami adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya segera. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebabnya. Semoga membantu.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar