Sukses

Dermatitis Seboroik

09 Jun 2017, 19:34 WIB
Pria, 15 tahun.

dok saya mau tanya,saya menderita penyakit ketombe akut yang sudah lumayan lama,dan sudah bulak balik ke dokter 4 kali,lalu saya di kasih salep oleh dokter nya dan di anjurkan pakai 2 kali sehari,oiya ketombe saya berada di alis,lalu lama2 bekas pemakaian salep itu menghitam di alis saya dok kalau di kerok pakai kuku semacam kotoran menghitam gitu dok,,apakah kalau ada kotoran bekas salep itu menyumbat pertumbuhan alis saya dok ? #trimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar dermatitis seboroik melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Mohon maaf atas keterlambatan jawaban dari kami. Keluhan yang Anda alami kemungkinan terjadi karena penyakit dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit atau peradangan (inflamasi) di mana telah terbukti adanya peran kolonisasi Pityrosporum Ovale yang merupakan organisme normal pada kulit yang terkena. Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit yang berlangsung kronik dan kambuhan. Dermatitis seboroik ditandai dengan kemerahan, gatal, dan kulit bersisik, paling sering mengenai kulit kepala (ketombe), tetapi juga dapat mengenai kulit pada bagian tubuh lainnya seperti wajah, dada, lipatan lutut, lengan dan lipat paha. Dermatitis seboroik memang tidak dapat disembuhkan sempurna namun dapat dikontrol.

Menjaga kebersihan memegang peranan penting di dalam mengontrol dermatitis seboroik. Membersihkan kepala secara teratur akan mengurangi tumpukan minyak di kepala. Aktivitas di luar rumah yang dapat memicu peningkatan produksi kelenjar keringat dan kelenjar minyak sebaiknya dihindari.

Pada dermatitis seboroik umumnya akan digunakan sampo yang berisi sulfur presipitatum atau ketokonazol dan turunannya. Menurut American Academy of Dermatology, dermatitis seboroik pada anak-anak (cradle cap) ditangani dengan sampo atau lotion yang mengandung kortikosteroid lemah atau antijamur seperti ketokonazol. Orang dewasa membutuhkan preparat kortikosteroid yang lebih kuat. Selain itu, sampo yang mengandung tar, zinc pyrithione, selenium sulfida, ketoconazol, dan atau asam salisilat juga direkomendasikan.

Namun preparat yang mengandung kortikosteroid dapat memiliki efek samping. Krim/sampo/gel/lotion yang mengandung kortikosteroid sebaiknya dipakai menurut petunjuk dokter. Pada kasus kambuh yang tidak dapat ditangani dengan antijamur dan kortikosteroid, agen supresi seboroik seperti isotretinoin dapat digunakan untuk mengurangi aktivitas kelenjar sebasea.

Kotoran bekas salep yang Anda alami sebaiknya dibersihkan secara berkala untuk menghindari iritasi, atau pun penyumbatan kelenjar dibawahnya. Bila Anda mengalami efek samping dari obat yang diresepkan dokter, sebaiknya tunda dulu penggunaan obat tersebut dan segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter. 

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai dermatitis seboroik. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar