Sukses

Keluar Flek Saat Hamil

09 Jun 2017, 14:19 WIB
Pria, 26 tahun.

dok.sya sedang hmil ukurn 24 mnggu buln2 yg lalu stiap buln pasti kluar drah tp gk smpe pnuh cd sya(maaf) bisa brlgsung smpe 3hrian sudh ke dr.Spog dan usg janin tdk apa2 plasenta smua baik(Alhmdulilh) kta doktr ny ini hnya kontraksi kecil yg ingin sya tnyakan di ukurn hmil 24week ap bisa trjdi kontraksi dok ?? lalu skrg insyallh sya msih mnjlni puasa yg sya khawatir kn apa tdk apa2 dok sya puasa dlm riwayat buln2 lalu sya kluarn drah trus slma hmil bhkan awal2 puasa kmren smpet kluar flek lgi trus sya lgsung mnum obt pnguat kndungn lgsung ilang. apa tdk apa2 dok sma clon bayi yg sy kndung ini sya puasa full 1bln kdpan tpi debay aktif trus (alhmdulilh)mhon jwaban ny ..sblm ny terima kasih 😊

Terima kasih telah bertanya tentang keluar flek saat hamil melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah darah yang keluar sangat banyak seperti haid biasanya?Apakah warna darah tersebut, apakah merah terang atau merah kehitaman? Atau darah yang Anda sebutkan tersebut hanya keluar sedikit, berupa flek-flek? Sebab seseorang yang hamil tidak mungkin masih mendapatkan haid. Seseorang yang sedang hamil mungkin saja mengalami keluar flek-flek darah sedikit selama hamil, dan hal tersebut normal bila jumlahnya sedikit.

Flek-flek berwarna coklat kehitaman merupakan gambaran yang menunjukkan adanya perdarahan ringan pada sistem reproduksi istri Anda. Penting untuk diketahui bahwa semua bentuk perdarahan yang keluar dari kemaluan wanita (vagina) yang sedang dalam kondisi hamil perlu mendapatkan perhatian lebih. Flek-flek tersebut bisa jadi merupakan suatu pertanda adanya masalah serius dan berbahaya bagi kehamilan Anda. Namun, memang pada 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan). Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya flek-flek selama kehamilan diantaranya adalah:

  • Melakukan hubungan seksual selama kehamilan. Biasanya flek-flek darah akan timbul setelah melakukan hubungan seksual saat hamil karena saat hamil serviks (leher rahim) wanita dialiri oleh lebih banyak darah dibandingkan oleh wanita yang tidak hamil, karena itu serviks wanita yang sedang hamil lebih mudah berdarah
  • Keguguran
  • Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)
  • Blighted Ovum (BO). Merupakan suatu kelainan dimana janin di dalam rahim gagal untuk berkembang
  • Infeksi saluran reproduksi oleh jamur, parasit, ataupun bakteri
  • Plasenta previa atau Solusio plasenta (pelesapan plasenta dari dinding rahim). Merupakan penyebab perdarahan yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.

Kami menyarankan sebaiknya Anda memastikannya dengan dokter yang menangani Anda. Sementara itu untuk puasa, ibu hamil pada dasarnya dapat menjalankan ibadah puasa selama kehamilannya dan janin selalu sehat. JAngan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kebidanan Anda selama Anda menjalani puasa ini. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar