Sukses

Menstruasi Berkepanjangan

09 Jun 2017, 10:37 WIB
Pria, 16 tahun.

Dok saya remaja SMA, akhir bulan mei saya menstruasi tapi tidak seperti biasa nya melaikan berwarna kecoklatan dan beberapa hari kemudian warna nya berubah coklat muda, sudah 10 hari blum smbuh jg , apakah berbaya atau tidak dok ? Dan bagaimana solusi nya ? Terimakasih

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah bertanya seputar menstruasi melalui fitur Tanya Dokter

Siklus menstruasi yang normal berlangsung antara 21-35 hari, selama 2-8 hari dengan jumlah darah haid sekitar 25-80 ml/hari. Menoragia merupakan suatu kelainan menstruasi dimana perdarahan menstruasi lebih dari 80ml/hari pada siklus yang normal. Sementara menstruasi yang berlangsung lebih dari 7 hari disebut sebagai hipermenorrea. Menstruasi yang berlangsung berkepanjangan dengan jumlah darah yang terlalu banyak untuk dikeluarkan setiap harinya dapat menyebabkan tubuh kehilangan terlalu banyak darah sehingga memicu terjadinya anemia.

Dalam dunia medis, dikenal berbagai macam gangguan siklus haid, mulai dari gangguan yang berhubungan dengan jumlah perdarahan haid, durasi haid, interval tiap haid, bahkan menyangkut nyeri yang muncul saat haid.

Timbulnya perdarahan yang berlebihan saat terjadinya menstruasi (menorragia) dapat terjadi akibat beberapa hal, diantaranya:

  • Adanya Kelainan Organik
  • infeksi saluran reproduksi
  • kelainan koagulasi, misal : akibat Von Willebrand Disease, kekurangan protrombin, idiopatik trombositopenia purpura (ITP), dll
  • Disfungsi organ yang menyebabkan terjadinya menoragia seperti gagal hepar atau gagal ginjal. Penyakit hati kronik dapat menyebabkan gangguan dalam menghasilkan faktor pembekuan darah dan menurunkan hormon estrogen.
  • Kelainan Hormon Endokrin. Misal akibat kelainan kelenjar tiroid dan kelenjar adrenal, tumor pituitari, siklus anovulasi, Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS), kegemukan, dll
  • Kelainan Anatomi Rahim. Seperti adanya mioma uteri, polip endometrium, hiperplasia endometrium, kanker dinding rahim dan lain sebagainya.
  • Latrogenik. Misal akibat pemakaian IUD, hormon steroid, obat-obatan kemoterapi, obat-obatan anti-inflamasidan obat-obatanantikoagulan.
  • Pengobatan menorrhagia sangat tergantung kepada penyebabnya. Untuk memastikan penyebabnya, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan darah, tes pap smear, biopsi dinding rahim, pemeriksaan USG, dan lain sebagainya. Jika menoragia diikuti oleh adanya anemia, maka zat besi perlu diberikan untuk menormalkan jumlah hemoglobin darah. Terapi zat besi perlu diberikan untuk periode waktu tertentu untuk menggantikan cadangan zat besi dalam tubuh.

Selain itu, menorrhagia juga dapat diterapi dengan pemberian hormon dari luar, terutama untuk menorrhagia yang disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormonal. Terapi hormonal yang diberikan iasanya berupa obat kontrasepsi kombinasi atau pill kontrasepsi yang hanya mengandung progesteron.

Untuk itu, kami sarankan anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk memastikan penyebab keluhan yang anda alami.


Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar menstruasi, Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar