Sukses

Amenorea Pengaruhi Kesuburan?

09 Jun 2017, 05:10 WIB
Wanita, 26 tahun.

Apakah penderita amenorea akan mengalami kesulitan punya anak??

Terimakasih telah bertanya tentang amenorea melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Secara normal, wanita tidak mengalami haid sebelum pubertas, selama kehamilan, dan setelah menopause. Apabila tidak haid didahului dengan riwayat haid yang normal, kemungkinan ini merupakan gejala dari kondisi yang dapat diobati.

Terdapat dua macam amenore, yaitu amenore primer dan sekunder. Disebut amenore primer apabila seorang gadis belum mengalami haid sama sekali pada usia 16 tahun. Sedangkan amenore sekunder adalah apalabila seorang wanita yang sebelumnya memiliki siklus haid normal berhenti mendapatkan haid selama 3 bulan atau lebih. Pada kasus Anda, yang dialami adalah amenore sekunder.

Penyebab amenore sekunder dapat digolongkan menjadi:

1. Faktor gaya hidup

  • Berat badan yang terlalu kurus atau terlalu gemuk akan mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.
  • Olahraga yang berlebihan, seperti pada balerina dan atlet juga dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.
  • Stress psikologis dapat mempengaruhi kerja otak yang mengatur hormon reproduksi. Umumnya, ketika stress sudah menurun, haid akan kembali normal.

2. Kondisi medis yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon

  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS) menyebabkan kadar hormon reproduksi selalu tinggi kadarnya, ini juga akan mengganggu siklus haid
  • Gangguan tiroid, seperti kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid) atau yang kurang aktif (hipotiroid) dapat menyebabkan gangguan haid, termasuk amenore.
  • Tumor jinak kelenjar pituitari di otak dapat mengganggu pengaturan hormon reproduksi.
  • Menopause dini. Menopause umumnya terjadi pada usia 50-an. Namun, pada sebagian wanita terjadi sebelum usia 40-an.
  • Tumor pada ovarium (indung telur).

3. Gangguan struktural pada organ kandungan

  • Skar/bekas luka pada rahim akibat penyakit Asherman, bekas kuret, operasi caesar atau pengangkatan myoma.
  • Vagina abnormal di mana terdapat sumbatan pada vagina sehingga darah haid tidak bisa keluar.

Amenorea jelas dapat mempengaruhi kesuburan, sebab haid menandakan seseorang melepaskan sel telur (normalnya). Sekalipun bisa juga haid tetapi tidak melepaskan sel telur.

Kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri kepada dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, USG kandungan dan mungkin pemeriksaan darah untuk menentukan penyebabnya. Jangan tunda untuk memeriksakan diri. Makin cepat ditangani, makin baik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar amenorea. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam sehat,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar