Sukses

Pertanyaan Seputar Blighted Ovum (BO)

08 Jun 2017, 23:40 WIB
Wanita, 19 tahun.

Ass..... Dok saya mau tanya seputar Bo Kalo di vonis hamil BO kira kira bertahan berapa lama ya dok Terimakasih

Terima kasih telah bertanya mengenai blighted ovum (BO) menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Blighted ovum atau kehamilan kosong terjadi ketika sel telur yang dibuahi tertanam dalam rahim, namun tidak berkembang menjadi embrio. Pada saat terjadi pembuahan, sel-sel tetap membentuk kantung ketuban, plasenta, namun telur yang telah dibuahi (konsepsi) tidak berkembang menjadi sebuah embrio, hal ini juga disebut sebagai kehamilan anembryonic dan merupakan penyebab utama kegagalan awal kehamilan atau keguguran.

Blighted ovum didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) dimana dokter menemukan adanya kehamilan kosong di dalam rahim. Meski tidak ada janin, blighted ovum bisa membuat seorang wanita merasa hamil sungguhan, karena memang kantung kehamilan berkembang seperti biasa. Ibu memang mengalami beberapa gejala kehamilan, seperti menstruasi terhenti, mengalami mual dan muntah, perut makin membesar dan payudara mengeras. Bahkan hasil pemeriksaan air seni melalui test pack maupun laboratorium, bisa saja menunjukkan hasil positif, namun juga bisa negatif.

Jika telah didiagnosis blighted ovum, maka tindakan selanjutnya adalah mengeluarkan hasil konsepsi dari rahim (kuretase). Hasil kuretase akan dianalisa untuk memastikan apa penyebab Blighted ovum lalu mengatasi penyebabnya untuk mempersiapkan kehamilan berikutnya. Jika penyebabnya infeksi maka dapat diobati agar tidak berulang. Jika penyebabnya antibodi maka dapat dilakukan program imunoterapi sehingga kelak dapat hamil sungguhan – disarankan agar tidak hamil dulu selama 3 bulan pascakuret agar rahim benar-benar sehat.

Penyebab dari blighted ovum sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor yang diduga berperan di antaranya:

Hampir 60% blighted ovum (kehamilan kosong) disebabkan adanya kelainan kromosom dalam proses pembuahan sel telur dan sel sperma.
Infeksi rubella, infeksi TORCH, kelainan imunologi, dan sakit kencing manis/diabetes melitus yang tidak terkontrol.
Semakin tua usia istri dan suami serta semakin banyak jumlah anak yang dimiliki juga dapat memperbesar peluang terjadinya kehamilan kosong. Hal itu disebabkan karena kualitas sperma atau ovum menjadi turun.
Rendahnya kadar hormon pembentuk placenta beta HCG (Human Chorionic Gonadotropin) serta faktor imunologis (terbentuknya antibodi terhadap janin)
streptokokus
Pembelahan sel yang abnormal
Kami sangat menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan guna dilakukan wawancara medis yang mendetil, pemeriksaan fisis, dan pemeriksaan penunjang untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang sesuai bagi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai blighted ovum (BO), semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar