Sukses

Radang Paru Pada Anak

08 Jun 2017, 23:49 WIB
Pria, 37 tahun.

Kemari saya baru memeriksakan anak saya Perempuan, 3 tahun 1 bulan 11 hr di RS Anak di Jakarta Selatan, oleh dokter di diagnosa pneumonia, dengan hasil lab; Hemaglobin* 10.60, Lekosit 7.0, Hematokrit* 30.0, Trombosit 228, basofil 0, yang ada kode *) diberi keterangan menunjukkan nilai diatas atau dibawah nilai rujukan. mohon penjelasan penyebab penyakit ini, sebelumnya anak saya batuk pilek diajak oleh ibunya berenang tanggal 17 dan 24 mei, dan bepergian jauh dengan ojek online saat sakit pilek, demam panas sudah enam hari sejak 1-6 mei 2017. terima kasih atas bantuannya

Terimakasih telah bertanya seputar Infeksi Paru Pada Anak menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Pada bayi, radang paru dalam dunia medis dikenal sebagai bronkopneumonia. Bronkopneumonia atau sering disebut pneumonia pada anak-anak merupakan peradangan yang mengenai parenkim (jaringan) paru, pada bagian terjauh dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi (saling menempel) jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat.

Terjadinya pneumonia bergantung pada banyaknya kuman, tingkat kemudahan dan luasnya daerah paru yang terkena serta daya tahan tubuh. Adapun yang merupakan faktor predisposisi antara lain kebiasaan merokok, pasca infeksi virus, penyakit jantung kronik, diabetes mellitus, keadaan imunodefisiensi, kelainan atau kelemahan struktur organ dada serta penurunan kesadaran.

Gejala dan Tanda

Gejala klinis yang dapat ditemukan dapat ringan, fulminan (berat), bahkan fatal. Adanya demam, batuk nonproduktif (tidak berdahak) ataupun produktif (berdahak) dengan sputum purulen (kekuningan), nyeri dada pleuritik (dipengaruhi oleh pernapasan), menggigil, rigor, serta nafas yang pendek adalah gambaran yang sering ditemukan. Selain itu dapat juga ditemukan pasien dengan keluhan nyeri kepala, mual, muntah, diare, mialgia (nyeri otot), arthralgia (nyeri sendi) serta fatigue (kecapaian).

Tanda-tanda yang sering timbul adalah takipneu (frekuensi bernafas >20x/menit), takikardi (denyut nadi >100x/menit).

Penyebab

Pneumonia disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, penyebab terseringnya adalah bakteri (S.pneumonia, H.influenza, S.aureus, P.aeruginosa, M.tuberculosis, M.kansasii, dsb), namun dapat juga disebabkan oleh jamur (P.carinii, C.neoformans, H.capsulatum, C.immitis, A.fumigatus,dsb), protozoa (toksoplasma) serta virus (CMV, herpes simpleks).

Kuman penyebab biasanya berbeda di antara satu daerah dengan daerah lainnya, juga berkaitan dengan interaksi faktor-faktor terjadinya infeksi, cara terjadinya infeksi serta perubahan keadaan pasien seperti gangguan sistem imun, adanya penyakit kronik, polusi lingkungan dan juga penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Terkait dengan pertanyaan anda, bukan angin yang menyebabkan penyakit pada anak anda, melainkan kuman yang terkandung pada udara, dikarenakan kuman dapat ditularkan lewat udara.

Infeksi ini disebabkan oleh bakteri (kuman) yang menyerang paru-paru anak. Pemeriksaan yang biasanya dilakukan adalah pemeriksaan rontgen, dapat juga kultur untuk melihat terdapat bakteri apa, serta pemeriksaan darah lengkap.

Pengobatan yang dapat dilakukan adalah :

Antibiotik : amoxicilin, amoxiciln clavulanate, azitromycin, ceftrixaone, cefotaxime, doxycicline, clindamycin.
Bila dicurigai disebabkan oleh infeksi virus (terutama pada anak-anak dibawah 2 tahun) maka dapat diberikan obat anti-virus
Bila sangat sesak, dapat dirawat di rumah sakit, dan diberikan oksigen, serta infus
Banyak kasus anak baru sembuh ketika dilakukan uap/nebulizer pada anak.
Status gizi juga harus diperhatikan, pemberian vitamin, makan serta minum yang cukup

Pneumonia atau bronkopneumonia dapat disembuhkan apabila mendapatkan pengobatan yang adekuat. Untuk mendapat pengobatan yang tepat dan adekuat, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Selain itu Anda juga perlu menghindari paparan asap rokok, asap knalpot kendaraan/polusi, debu dan juga selalu menerapkan pola hidup sehat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar