Sukses

Puasa Pada Ibu Hamil

08 Jun 2017, 16:12 WIB
Wanita, 24 tahun.

: Dok selamat siang... Saya mau bertanya saya lagi mengandung dan kehamilan saya masuk 20 week dan saya menjalan kan puasa dr awal puasa sampe skrg masih puasa yg saya ingin tanya kan selama saya puasa janin dlm perut saya aktif sekali dok... Apa itu normal2 saja atau gemana? Sedang kan saya mengandung anak kembar dok... Apa masih aman kah untuk saya melakukan puasa

Terima kasih telah bertanya mengenai puasa pada ibu hamil menggunakan fitur Tanya Dokter.

Apakah puasa aman dilakukan selama hamil? Jawaban dari pertanyaan ini bergantung pada kondisi kesehatan sang calon ibu, usia kehamilan, perjalanan kehamilan, dan lama puasa yang akan dijalankan.

Beberapa studi klinis menunjukkan bahwa wanita hamil yang menjalani puasa berhubungan dengan berat badan janin kecil dan risiko kontraksi prematur. Puasa yang dilakukan pada awal kehamilan dikaitkan dengan kemungkinan gangguan belajar anak saat dewasa nanti.

Puasa selama kehamilan akan lebih aman untuk ibu dan janin, bila sang ibu dalam keadaan sehat, kuat, dan tidak ada masalah dalam kehamilan. Sebelum menjalani puasa, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu kepada bidan atau dokter kandungan.

Lakukan cek kesehatan secara umum dan kemungkinan komplikasi saat puasa seperti anemia dan diabetes gestasional. Diabetes gestational adalah tipe diabetes yang berkembang selama kehamilan.

Karena itu, sebaiknya lakukan kontrol kehamilan lebih sering saat menjalani puasa untuk memastikan kadar gula darah. Wanita hamil dengan diabetes tidak disarankan berpuasa.

Beberapa hal yang dapat dilakukan wanita hamil saat berpuasa agar kehamilan tetap aman antara lain:

1. Minum air yang cukup. Asupan cairan yang disarankan adalah 1.5-2 liter sehari.

2. Makan makanan sehat dan seimbang saat sahur dan buka puasa. Pilih makanan yang melepaskan energi secara perlahan.

3. Karbohidrat kompleks, seperti gandum dan biji-bijian, dan makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah-buahan kering dapat membantu sang ibu bertahan menjalani puasa dan mencegah konstipasi (sembelit). Asupan protein dari kacang-kacangan, daging, dan telur juga penting.

4. Istirahat yang cukup dan kerjakan tugas saat sebelum berpuasa atau sesudah berbuka puasa.
Sebaiknya berkonsultasilah segera pada dokter kandungan bila berat badan turun atau kurang. Begitu juga bila Anda mual muntah, pusing, lemas, pandangan gelap, gerakan janin berkurang, atau mengalami kontraksi rahim.

Wanita hamil juga perlu mewaspadai keluhan rasa haus berlebih dan warna air seni yang pekat, yang merupakan tanda dehidrasi saat puasa. Bila Anda ragu atau khawatir untuk puasa selama kehamilan, bicarakan hal tersebut dengan dokter kandungan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai puasa pada ibu hamil, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar