Sukses

Nyeri Setelah Buang Air Kecil

08 Jun 2017, 16:37 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok suami saya setiap buang air kecil selalu mengeluh kalo sakit, selesai itu pun di lemas gak bertenaga. Saya hawatir kalo sakit parah dok, soal nya setiap mau berobat dia gak mua dok.

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih atas kepercayaan anda berkonsultasi di klikdokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan Anda adalah nyeri dan rasa ada yang mengganjal saat kencing. Sudah berapa lama keluhan ini sudah terjadi? Apakah Anda memiliki riwayat melakukan hubungan seksual sebelumnya? Berapa banyak buang air kecil dalam sehari? Bagaimana konsumsi cairan Anda? Apakah Anda termasuk banyak minum? Apakah urin disertai pasir atau darah?

Keluhan buang air kecil sering yang tidak berkaitan dengan asupan air minum dapat disebabkan oleh banyak hal. Keluhan buang air kecil yang sering tersebut, dapat disebabkan oleh beberapa hal:

Infeksi saluran kemih. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak lampias, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit.

Batu saluran kemih. Merupakan massa keras yang terbentuk dari pengendapan kristal yang ada di urin. Batu ini paling sering terbentuk didalam ginjal atau ureter (saluran kemih yang menghubungkan antara ginjal dengan kandung kemih). Namun dapat juga terbentuk dalam kandung kemih ataupun uretra (saluran yang menghubungkan antara kandung kemih dan alat kelamin).

Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih). OAB sendiri memang lebih sering terjadi pada wanita. Faktor risikonya adalah sering melahirkan dan berat badan berlebih.

Pembesaran prostat jinak. Sering terjadi pada pria memasuki usia 50 tahun karena ukuran prostat yang membesar dan menyumbat saluran kencing.

Untuk mengetahui penyebab keluhan Anda, diperlukan beberapa pemeriksaan tambahan. Pemeriksaan yang dapat dilakukan umumnya adalah analisis urin sebagai pemeriksaan awal. Jika keluhan mengganggu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter secara langsung untuk mendapatkan penanganan segera.

Semoga jawaban kami dapat menjawab pertanyaan Anda.
Hormat kami, RF

0 Komentar

Belum ada komentar