Sukses

Penyebab Sering BAK

08 Jun 2017, 13:36 WIB
Wanita, 23 tahun.

assalamua'laikum dok,saya cewek umur 23 tahun.saya belum menikah gini dok,saya kalau minum banyak sering banget buang air kecil 2 jam bisa sampai 10 kali BAK jadi bolak balik kamar mandi trus tapi klo minum saya sedikit saya jarang BAK ttpi pada waktu saya kencing saya tidak merasakan sakit sama sekali.apa itu terkena diabetes dok???padahalsaya nggak suka makanan yang terlalu manis terimakasih dok,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan Anda alami adalah buang air kecil yang sering. Buang air kecil adalah mekanisme tubuh mengeluarkan sisa metabolisme yang sudah tersaring di dalam ginjal. Frekuensi BAK sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak cairan yang kita konsumsi, semakin banyak cairan yang kita konsumsi maka semakin sering kita BAK, serta dengan udara dingin pun BAK kita dapat meningkat frekuensinya. Sering buang air kecil juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi, kelainan pada struktur kandung kemih, kecemasan, kafein (kopi), dan beberapa penyakit.

Berikut merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan jika Anda memiliki keluhan dalam berkemih, Berapa banyak buang air kecil dalam sehari? Berapa banyak cairan yang Anda konsumsi? Apakah urin disertai pasir atau darah? Sudah berapa lama keluhan ini Anda rasakan? Apakah ada rasa nyeri saat buang air kecil? Atau adakah keluhan lain? Apakah buang air kecil dirasa tuntas?

Buang air kecil yang sering pada pria, dapat disebabkan oleh beberapa hal:

Infeksi saluran kemih. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak lampias, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat

Gangguan pada persarafan. Gangguan pada persarafan kandung kemih dapat menyebabkan gangguan buang air kecil. Hal ini biasanya terjadi pada pasien dengan riwayat stroke.

Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih). OAB sendiri memang lebih sering terjadi pada wanita. Faktor risikonya adalah sering melahirkan dan berat badan berlebih.

Cemas

Konsumsi kafein. Kafein memiliki efek diuretik pada ginjal yaitu meningkatkan produksi urin (buang air kecil) yang secara tidak langsung menurunkan kadar elektrolit natrium dan kalium darah, dan bahkan dapat mengakibatkan dehidrasi pada cuaca panas.

Diabetes Mellitus. Gejala diabetes yang paling khas memang adalah 3P yaitu polidipsi (minum banyak karena sering haus), polifagi (makan banyak melebihi biasa), dan poliuri (berkemih banyak > 5x ketika istirahat atau tidur). Jadi berkemih banyak sewaktu Anda sedang beraktivitas atau karena Anda minum banyak bukanlah gejala dari Diabetes.

Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.

Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis atau USG. Karena kurangnya data dan keterbatasan kami untuk melakukan pemeriksaan fisik, kami tidak dapat memastikan penyebab dan diagnosis pasti keluhan Anda. Oleh karena itu, kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter penyakit dalam untuk diperiksa lebih lanjut.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Sering Kencing Tak Terkontrol?

Awas Ancaman Diabetes!

5 Tanda Air Kencing Anda Tidak Normal

Kenali Faktor Risiko Diabetes Melitus

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar