Sukses

Penyebab Tidak Haid

07 Jun 2017, 21:15 WIB
Pria, 16 tahun.

Assalamualaikum, saya remaja 16 tahun. Saya mempunyai kelainan gejala menstruasi. Jadi begini dok, saya tidak haid selama 2 tahun sejak saya berusia 14. Awalnya saya punya gejala sesak napas dan detak jantung tidak normal karena pola hidup yg tidak baik, berat badan berlebih dan kurang aktivitas. Saat saya periksakan, saya diberi obat pereda nyeri dan pencegah gejala. Setelah membaik sebulan kemudian saya tidak mendapatkan lg siklus haid saya. Saya pikir ini hal biasa pada remaja sampai2 saya lupa untuk memeriksakan kelainan saya karena aktivitas saya yg padat oleh sekolah. Sejak saat itu berat badan saya menurun cukup drastis. Sekitar 5 bulan yg lalu, saya mendapatkan haid namun hanya sedikit dengan warna merah tua kehitam hitaman dan saya tidak mendapatkannya lg sampai sekarang. Saya ingin bertanya tentang diagnosis, pengananan dan pengobatan yg baik untuk saya karena sudah berjalan 2 tahun dan saya khawatir sudah telat untuk pemeriksaan dini. Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter

 

Amenorea sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus (pada kasus oligomenorea atau jumlah darah menstruasi sedikit), atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa.

Faktor-faktor risiko terjadinya amenore sekunder antara lain:

Aktivitas fisik yang terlalu berat (ekstrem)
Terlalu kurus (lemak tubuh kurang dari 15 – 17%). Keadaan ini mempengaruhi proses pembentukan hormon. Jika seorang perempuan mengalami kelainan makan, seperti anoreksia atau bulimia, perubahan hormonal yang disebabkan dapat berujung pada berhentinya menstruasi.
Obesitas. Adanya jaringan lemak yang berlebih pada seorang yang mengalami obesitas juga mempengaruhi proses ovulasi (pengeluaran sel telur dari indung telur).
Stress psikis. Stress dapat mempengaruhi fungsi hipotalamus sehingga menstruasi berhenti. Karena itu jika stress berkurang, menstruasi muncul kembali.
Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, antipsikotik, obat kemoterapi, dan kortikosteroid oral.
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) menyebabkan kadar hormon reproduksi selalu tinggi kadarnya, ini juga akan mengganggu siklus haid
Gangguan tiroid, seperti kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid) atau yang kurang aktif (hipotiroid) dapat menyebabkan gangguan haid, termasuk amenore.
Tumor jinak kelenjar pituitari di otak dapat mengganggu pengaturan hormon reproduksi.
Menopause dini. Menopause umumnya terjadi pada usia 50-an. Namun, pada sebagian wanita terjadi sebelum usia 40-an.
Tumor pada ovarium (indung telur).
dsbnya

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan dan kebidanan yang menangani Anda. Agar dapat diperiksa penyebab tidak haid pada diri Anda apakah memang akibat steril, menopause atau adanya penyakit lain.

demikian informasi yang dapat kami sampaikan. semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar