Sukses

Penyebab Penyakit Katarak

07 Jun 2017, 21:06 WIB
Wanita, 24 tahun.

Halo dok...saya mau tanya tentang operasi katarak.ibu saya operasi katarak tgl 5 mei 2017. 1 hari pasca operasi dokternya bilang operasinya berhasil.bbrapa kali kontrol ibu saya sudah bisa baca tulisan yang kecil tapi trkadang pnglihatannya menurun.setelah sebulan,ibu saya harus kontrol lagi untuk mengukur kaca mata.tapi ternyata ibu saya penglihatannya kembali seperti sebelum dioperasi.seperti melihat kabut.dokternya bingung knapa pnglihatannya jadi menurun.dokternya kmudian mngecek ulang dan mnurut dokter kapsul yg dia tanam keruh lg krna ada kotoran dan harus di laser.tapi dokternya juga bingung knapa bisa secepat itu kotornya.dia bilang mungkin krn obat2an yg ibu saya biasa minum.seperti renaldinac untuk pegal2.apa benar y dok hnya krna minum obat itu lgsg mmbuat mata ibu saya mnjadi keruh dalam waktu secepat itu? Atau memang ada kmungkinan lain? Atau brapa lama penyembuhan pasca operasi smpai bnar2 pulih? Ibu saya juga sering merasa ketarik syarafnya ketika memalingkan muka seperti ketika solat.

Terima kasih telah bertanya tentang pernanganan karatak melalui fitur Tanya Dokter

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat penambahan cairan di lensa, pemecahan protein lensa, atau kedua-duanya.Katarak merupakan penyebab kebutaan utama yang dapat diobati di dunia pada saat ini. Sebagian besar katarak timbul pada usia tua sebagai akibat pajanan terus menerus terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh lainnya seperti merokok, radiasi ultraviolet, dan peningkatan kadar gula darah. Katarak ini disebut sebagai katarak senilis (katarak terkait usia). Sejumlah kecil berhubungan dengan penyakit mata (glaukoma, ablasi, retinitis pigmentosa, trauma, uveitis, miopia tinggi, pengobatan tetes mata steroid, tumor intraokular) atau penyakit sistemik spesifik (diabetes, galaktosemia, hipokalsemia, steroid atau klorpromazin sistemik, rubela kongenital, distrofi miotonik, dermatitis atopik, sindrom Down, katarak turunan, radiasi sinar X).

Pasien dengan katarak mengeluh penglihatan seperti berasap dan tajam penglihatan/visus menurun. Secara umum, penurunan tajam penglihatan berhubungan langsung dengan kepadatan katarak.

Gejala dan Tanda
Gejala utama yang dijumpai adalah penglihatan berkabut dan penglihatan yang semakin kabur. Pada gejala awal dapat terjadi penglihatan jauh kabur sedangkan penglihatan dekat sedikit membaik dibandingkan sebelumnya (second sight). Bila kualitas lensa memburuk atau terjadi kelelahan maka second sight ini akan menghilang. Gejala lain yang dijumpai pada katarak senilis adalah penigkatan rasa silau (glare). Pada lensa mata penderita katarak akan tampak bayangan putih. Selain itu dapat pula terjadi pandangan ganda, rabun senja dan terkadang membutuhkan cahaya yang lebih terang untuk membaca.

Satu-satunya terapi untuk pasien katarak adalah bedah katarak dimana lensa diangkat dari mata (ekstraksi lensa) dengan prosedur intrakapsular atau ekstrakapsular dan kemudian diganti dengan lensa baru.

Setelah pembedahan, lensa akan memperbaiki ketajaman penglihatan pada >90% kasus. Sisanya mungkin telah mengalami kerusakan retina atau mengalami penyulit pasca bedah serius misalnya glaukoma, ablasio retina, atau infeksi yang mengambat pemulihan daya pandang. Adanya lensa intraokular dan lensa kontak kornea menyebabkan penyesuaian penglihatan setelah operasi katarak menjadi lebih mudah dibandingkan sewaktu hanya tersedia kacamata katarak yang tebal.

Untuk biaya sangat bervariasi tergantung dari rumah sakit yang menyelenggarakan. Pada waktu tertentu biasanya juga diadakan operasi katarak dengan cuma- cuma. Untuk mengetahui lebih pasti dan detail perihal biaya operasi, Anda dapat menghubungi langsung rumah sakit terdekat di daerah Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan terkait penanganan katarak, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar