Sukses

Puasa Bagi Penderita Diabetes

06 Jun 2017, 21:28 WIB
Pria, 49 tahun.

Dok suami saya menderita penyakit diabetes,setiap kali setelah berbuka puasa dia merasa pusing padahah,yang dia makan hanya segelas jus buah sama siomay 2 buah atau martabak telor 2 potong.mks atas jawabannya.

Terima kasih telah bertanya tentang tips berpuasa untuk penderita diabetes menggunakan fitur Tanya dokter Klikdokter

Apakah Anda pernah memeriksa kadar gula darah saat suami Anda pusing? Jika iya, berapakah gula darahnya? Puasa bagi penderita diabetes bukanlah halangan. Namun Anda tetap harus memperhatikan aktivitas dan asupan makanan Anda. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan selama Anda berpuasa:
1. Pemantauan Gula Darah
Setiap pasien sebaiknya memiliki alat ukur kadar glukosa darah sendiri, agar dapat dilakukan pemeriksaan beberapa kali dalam sehari. Hal tersebut sangat penting pada pasien dengan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 yang membutuhkan insulin. Cek juga kadar gula darah sebelum memutuskan untuk berpuasa.
2. Nutrisi
Diet yang seimbang selama bulan Ramadan bertujuan untuk mempertahankan massa tubuh yang konstan. Dalam kebanyakan studi, 50-60% individu mampu mempertahankan berat badan mereka selama satu bulan, sementara 20-25% berhasil menurunkan berat badan mereka; namun kadang-kadang, ada penderita diabetes kehilangan berat badan (> 3 kg). Hindarilah berbuka puasa dengan karbohidrat dan lemak dalam jumlah besar. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dianjurkan pada waktu sahur, sementara karbohidrat sederhana lebih tepat dimakan pada saat berbuka puasa.
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan selama Anda berpuasa lainnya, selengkapnya di halaman selanjutnya:

3. Berbuka Puasa

Pada saat berbuka puasa, penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, agar tidak terjadi lonjakan glukosa di dalam darah. Penting juga untuk tidak memakan makanan dengan kadar gula yang terlalu rendah, agar kebutuhan gula harian tetap terpenuhi.
4. Mengakhiri Puasa
Semua penderita diabetes melitus baik tipe 1 maupun tipe 2 harus memahami bahwa mereka harus selalu dan segera mengakhiri puasa jika terjadi hipoglikemia, yaitu saat glukosa darah <60 mg / dl [3,3 mmol/dL). Mengapa demikian? Tidak ada jaminan bahwa glukosa darah tidak akan turun kembali jika mereka menunda untuk berbuka.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.

0 Komentar

Belum ada komentar