Sukses

Tumor Otak

06 Jun 2017, 17:40 WIB
Pria, 15 tahun.

Bagaimana cara menghilangkn penyakit tumor otak

Terima kasih telah bertanya seputar tumor otak menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Tumor terdiri dari tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak melewati batas jaringan, tumbuh lamban, bersimpai atau berselaput pembungkus sehingga mudah dioperasi dan diangkat. Sedang tumor ganas atau kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang tumbuh cepat, tidak bersimpai, tumbuhnya menyusup ke bagian lain melalui pembuluh getah bening.

Otak merupakan sistem saraf pusat yang mengatur tubuh. Tergantung lokasi dan ukuran tumor, gejalanya akan berbeda-beda. Gejala dapat meliputi: pusing atau nyeri/sakit kepala, badan terasa lemah, kebas pada lengan dan kaki, perubahan pada ingatan, kesulitan berjalan, perubahan pada penglihatan, kesulitan bicara. dll.

Tatalaksana tumor otak tergantung beberapa hal seperti tipe, lokasi dan ukuran tumor, serta usia pasien dan keadaan kesehatan secara umum. Terapinya dapat berupa operasi, terapi radiasi dan kemoterapi. Mengenai terapi herbal sampai saat ini belum ditemukan adanya penelitian berdasarkan evidence based medicine yang menerangkan adanya pengobatan herbal yang teruji klinis dapat menyembuhkan tumor otak.

Pengobatan yang umumnya diberikan adalah melalui:
Pembedahan atau operasi
Kemoterapi (dengan obat – obatan) atau
Radioterapi (menggunakan sinar radiasi).
Terapi hormonal
Terapi biologik
Imunoterapi (peningkatan daya tahan tubuh)
Secara umum biasanya digunakan lebih dari satu macam cara pengobatan di atas, misalnya pembedahan yang diikuti oleh kemoterapi atau radioterapi, bahkan seringkali pengobatan digunakan dengan kombinasi (operasi, kemoterapi dan radioterapi). Sesudah itu, kadang – kadang diberikan terapi hormonal dan biologik kebanyakan sesuai dengan kebutuhan.

Tujuan utama operasi adalah mengangkat kanker secara keseluruhan, karena kanker hanya dapat sembuh kalau belum menjalar ke tempat lain. Sedangkan kemoterapi dan radiasi bertujuan untuk membunuh sel kanker atau menghentikan pertumbuhan sel kanker yang masih tertinggal, atau paling tidak memperlambat perkembangan sel kanker baru.

Dengan demikian kanker dapat disembuhkan secara total melalui pengobatan kemoterapi dan radiasi atau bila kanker sudah sedemikian lanjut, setidaknya pengobatan tersebut dapat berfungsi untuk mengurangi gejalanya.

Diet
Makanan yang bervariasi sangat diperlukan dalam pola diet yang seimbang. Walaupun kita kadang tidak merasa lapar, cobalah untuk tetap makan secara teratur walaupun hanya berupa makanan ringan.

Pasien harus fleksibel terhadap perubahan pola makan. Konsumsilah porsi makanan besar pada saat selera sedang baik untuk menggantikan kekurangan porsi pada saat pasien sedang kehilangan selera makan. Hubungi ahli gizi anda untuk masalah diet.

Cairan
Cairan sangat diperlukan untuk membuang sisa obat kemoterapi dalam tubuh serta untuk mengurangi efek samping yang dapat timbul. Bila obat diberikan secara intravenous, maka pasien perlu minum dalam jumlah yang banyak dalam waktu 24 – 48 jam setelah kemoterapi. Bila obat kemo diberikan melalui mulut, maka cairan yang banyak diperlukan pada saat yang bersamaan pada waktu pemberian obat.

Tanyakan jumlah cairan yang harus diminum. Sup, jelly dan buah-buahan dapat dikonsumsi untuk menggantikan cairan yang hilang selain minum air dalam jumlah yang banyak.

Perawatan Kulit
Peliharalah kulit selama menjalani kemoterapi, terutama dari ruam, infeksi, mengelupas atau perubahan pada kuku. Bila ada kelainan, periksakan pada dokter.

Udara yang segar dan bersih akan sangat membantu kondisi kulit. Kulit mungkin akan berubah menjadi lebih sensitive terhadap matahari, lindungilah dengan memakai topi, baju lengan panjang dan sunscreen.

Dukungan Keluarga dan Kerabat
Setiap orang memberikan reaksi yang berbeda ketika pertama kali mendengar mereka mengidap kanker. Perasaan akan menjadi kacau dan mudah berubah. Perasaan khawatir dan tertekan merupakan reaksi yang normal. Beberapa orang akan cenderung memikirkan penyakit saja sementara yang lain berpikir tentang pengobatannya.

Keluarga dan teman seringkali sangat dibutuhkan sebagai pendamping atau teman dalam menghadapi masa sulit tersebut. Berbicara dengan keluarga dan teman dapat meringankan beban tersebut. Kadang – kadang berbagi dengan orang luar lebih mudah dilakukan. Bicaralah dengan orang yang dituakan, atau seorang pemuka agama.

Tetaplah dalam kondisi fit dan aktif. Hidup secara normal seperti biasa dan tetaplah untuk selalu berpikiran positif. Usahakan untuk kembali pada aktifitas semula setelah kemoterapi (bicarakan hal tersebut dengan atasan dan dokter).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar