Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Darah Setelah Berhubungan

06 Jun 2017, 16:11 WIB
Pria, 22 tahun.

Assalamualaikum dok.. Saya usia 22 tahun, baru kemarin saya menikah setelah saya menikah saya putuskan unk ikut KB 1bln, tp cuman sebulan saya ikut KB, stelah tdk menggunakan KB saya kena flek, trnyata lama kelamaan saya ternyta haid, namun setelah saya haidnya selesai saya HB dngn suami keesokan Hrinya saya masih bersih, tp keesokan harinya lagi saya terjadi muncul darah seperti darah haid lagi, itu knp ya dok apa berbahaya atau tidak dok,, butuh pemcerahannya dok.. Krna was".. Karna dulu tdk sering trjadi seperti ini.. Makasih dok..

Terima kasih telah bertanya seputar darah setelah berhubungan intim menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Bila keluhan darah  keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Postcoital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual  belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet. 

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.
Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual adalah :
 
1. Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
2. Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
3. Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
4. Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
5. Kanker leher rahim
6. Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
7. Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim
Kemungkinan-kemungkinan ini masih harus disingkirkan satu persatu untuk mencari penyebab utama perdarahan pasca hubungan ini. Saran saya adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya segera. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar