Sukses

Susah Buang Air Besar

06 Jun 2017, 16:29 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok,saya sudah tidak buang air besar selama kurang lebih 3 minggu,dan saat saya buang air besar tidak bisa keluar karena terlalu besar dan keras,Bagaimana cara mengatasiny ya dok?tedimakasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang Susah Buang Air Besar melalui fitur Tanya Dokter.

Sulit BAB karena konsistensinya yang lebih keras disebut juga dengan konstipasi, dalam istilah awam dikenal dengan sembelit. Konstipasi/sembelit adalah keadaan jarangnya frekuensi buang air besar (BAB), penurunan frekuensi gerakan usus, BAB keras dan sulit. Jika BAB keras dipaksakan dengan cara mengedan maka dapat terjadi iritasi pada daerah sekitar lubang dubur sehingga dapat timbul perdarahan. Selain iritasi, tekanan yang diberikan saat mengedan dapat menimbulkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di dalam anus, dimana jika tekanan tersebut terlalu keras maka dapat melukai dinding pembuluh darah dan kemudian menimbulkan perdarahan. Kejadian tersebut seringkali dikenal dengan wasir atau hemorrhoid. Perdarahan pada wasir jika tidak terlalu banyak dapat berhenti sendiri, namun jika luka daerah tersebut terlalu luas maka perdarahan dapat sulit berhenti.

Terkadang konstipasi juga menyebabkan nyeri perut, nyeri ini bisa berasal dari organ pencernaan yang kelelahan akibat terus berkontraksi untuk mengeluarkan kotoran, namun kotoran sulit dikeluarkan. Selain itu, juga bisa berasal dari otot atau kram perut, dimana saat sembelit otot-otot perut bekerja lebih keras agar dapat mengeluarkan kotoran, sehingga membutuhkan banyak sumber energi yang terbatas, kemudian otot akan menggunakan energi dalam bentuk lain yang akan menghasilkan produk sisa yang menyebabkan rasa kram.

Hal yang Anda perlu lakukan saat ini adalah mencegah terjadinya konstipasi.

Untuk mengatasi konstipasi, dapat dilakukan beberapa hal:

Makan makanan yang tinggi kadar seratnya. Makanan yang mengandung banyak serat, akan membantu tubuh membentuk tinja yang lebih lunak. Jenis makanan tersebut, diantaranya adalah kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Hindari atau kurangi makanan yang tidak atau hanya sedikit mengandung serta, seperti keju, daging, dan makanan yang mengalami pemrosesan (misalnya diasap). Sebaiknya jumlah konsumsi makanan tinggi serat ini dilakukan secara bertahap, awalnya hanya sedikit, lalu ditingkatkn sedikit-sedikit. Hal ini perlu dilakukan karena jka saluran cerna belum terbiasa dengan serat yang dimakan, justru akan menimbulkan keluhan kembung

Berolahraga secara teratur. Aktivitas fisik akan membantu menstimulasi aktivitas usus.

Asupan cairan yang cukup. Minum air atau cairan lain dalam jumlah cukup akan membantu melunakkan tinja

Jangan menunda dilakukannya BAB.

Menggunakan obat yang bersifat laksatif. Obat-obat ini hanya digunakan sebagai cara terakhir, jika cara-cara di atas tidak berhasil. Contoh obat yang bersifat laksatif adalah bisacodyl. Bisacodyl berfungsi sebagai stimulasi kontraksi ritmik di usus.

Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan namun tidak ada perbaikan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk ditelusuri lebih lanjut penyebab konstipasinya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Susah Buang Air Besar. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar