Sukses

Kapan Memberi Obat Cacing Untuk Anak?

04 Jun 2017, 23:25 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok.. anak saya umur 16bln BB nya baru 9,6😑kg apa boleh diberikan obat cacing sebab anak sy sering menggaruk area bokong dan nafsu mkn'a kurang terus bab'a juga bisa dikatakan sering dan berbau apakah anak sy cacingan dok?? Mohon jawabannya..

Terima kasih sudah bertanya menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.
Kami mohon maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan anda.

Obat cacing diberikan hanya kepada anak-anak yang terbukti cacingan. Anak cacingan tidak memberikan keluhan yang khas. Bisa saja keluhan yang muncul berupa berat badan tidak naik, kurang nafsu makan, atau bila berat bisa sampai pucat (anemia) dan buang air besar keluar cacing. Sehingga, untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan tinja (feces) untuk melihat apakah ditemukan telur cacing atau larva cacing di feses anak. Jika anak tidak cacingan dan tidak ada gejala-gejala cacingan seperti anak menjadi rewel, lesu, pucat, berat badan menurun dan perut kembung, maka anak tidak perlu diberikan obat cacing. Bagaimana dengan anak-anak Anda? Bagaimana dengan berat badan mereka?

Terdapat beberapa jenis obat cacing. Obat cacing biasanya diberikan single dose (1x pemberian) dan diulang 6 bulan berikutnya. Pemberian obat ini harus di bawa pengawasan dokter.

Pencegahan cacingan dapat dilakukan dengan :

Cuci tangan dengan sabun setiap anak selesai bermain dan hendak makan
Menjaga kebersihan lingkungan sekitar anak
Menjaga kebersihan tempat bermain anak
Selalu gunakan alas kaki setiap kali keluar rumah
Jaga kebersihan makanan yang dikonsumsi oleh anak, dengan melakukan teknik pencucian makanan dan dengan cara memasak yang benar

 

Gatal pada bokong

Gatal pada daerah bokong dapat merupakan gejala dari beberapa penyebab, misalnya infeksi cacing, atau infeksi jamur, atau infeksi parasit seperti skabies. Kami memerlukan informasi seperti sejak kapan gatal dirasakan, kapan saja gatal dirasakan, obat apa saja yang sudah Anda gunakan dan bagaimana hasilnya. Selain itu juga perlu dilakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan lokasi gatal, adakah lesi pada kulit, dll. Untuk itu kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan.

Jamur dermatofita E. Floccosum, T. Rubrum, dan T. Mentagrophytes menyebabkan tinea kruris. Biasanya mengenai daerah bokong, selangkangan atau sisi paha atas bagian dalam, dapat terjadi di kedua paha atau di salah satu paha saja. Keluhan utama adalah rasa gatal yang dapat hebat, terlebih jika kondisi kulit berkeringat. Lesi berbatas tegas, tepi meninggi yang dapat berupa bintil-bintil kemerahan atau lenting-lenting kemerahan, atau kadang terlihat lenting-lenting yang berisi nanah. Bagian tengah menyembuh berupa daerah coklat kehitaman bersisik. Garukan terus-menerus dapat menimbulkan gambaran penebalan kulit. Bagaimana dengan keluhan Anda?

Jamur lain yang sering mengenai daerah lipatan kulit, terutama ketiak, bagian bawah payudara, bagian pusat, lipat bokong, selangkangan, dan sela antar jari; adalah candida. Dapat juga mengenai daerah belakang telinga, lipatan kulit perut, dan glans penis (balanopostitis), sela jari tangan biasanya antara jari ketiga dan keempat, pada sela jari kaki antara jari keempat dan kelima. Keluhan berupa gatal yang hebat, kadang-kadang disertai rasa panas seperti terbakar dan basah.

Karena kedua penyakit jamur ini dapat terjadi di daerah yang Anda sebutkan, diperlukan keterangan lebih mendetil dan pemeriksaan fisik. Karena, selain jamur, masih ada juga kemungkinan seperti iritasi atau alergi kontak. Untuk memastikan diagnosis, kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk wawancara medis lebih mendetil, pemeriksaan fisik untuk melihat ciri-ciri lesi kulit dan pemeriksaan penunjang untuk menentukan jenis jamurnya untuk menentukan pengobatan yang tepat.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar