Sukses

Bekas Cacar Air

02 Jun 2017, 12:35 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok saya mau tanya. Dulu waktu smp kelas 1 saya kena cacar air,sewaktu kena cacar saya tetap sekolah dan tetap kena air hujan gerimis. Lalu saat cacarnya sudah sembuh,bekas cacar cacar tersebut tidak hilang didaerah dada,belakang pinggang,samping pinggang dan kaki. Bekasnya masih sangat menonjol tapi warnanya sama seperti kulit sekitarnya. Sekarang saya kelas 1 sma. Apa itu tidak apa apa dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Cacar air atau varicella merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella Zoster, yang juga merupakan organisme penyebab herpes zoster. Penyebaran virus ini terjadi melalui udara. Gejala awal cacar air hampir serupa dengan gejala flu dimana badan terasa tidak nyaman, demam, cepat lelah, batuk, pilek, nyeri sendi, nyeri kepala. Gejala awal tersebut kemudian diikuti dengan gangguan pada kulit seperti keluarnya bintik kemerahan didaerah dada, perut, punggung yang kemudian menjalar ke anggota gerak. Lesi kulit yang timbul pada penderita cacar kerap kali menimbulkan bekas yang beragam. Bekas cacar ini tidak membahayakan, walaupun bisa menimbulkan ketidaknyamanan berkaitan dengan estetika.

Lesi kulit yang sulit hilang paska terkena penyakit cacar dapat berupa jaringan keloid yang menonjol atau berupa lapisan kulit yang masuk ke dalam. Bekas cacar dapat dihilangkan dengan beberapa cara, seperti dengan terapi laser, dermabrasi, chemical peeling, dan lain sebagainya. Namun, penanganan bekas cacar ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman lesi pada kulit. Pada keadaan ringan, bekas cacar dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas cacar, dan jangan lupa menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 di pagi hari.

Selain itu, bekas cacar juga dapat disamarkan dengan penggunaan krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Cara lain yang dapat dilakukan untuk memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas cacar adalah prosedur chemical peeling dan atau mikrodermabrasi. Rangkaian prosedur tersebut (krim yang mengandung asam retinoat, chemical peeling dan mikrodermabrasi) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul.

Lesi kulit bekas cacar yang berupa keloid, dapat diobati dengan memberikan krim anti keloid yang mengandung anti inflamasi dan silikon, radiasi, terapi tekanan, cryotherapy, suntikan pada bekas luka yang menonjol dengan kortikosteroid, dan terapi laser.

Jika ingin melakukan terapi untuk menghilangkan bekas cacar, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin, sehingga keadaan kulit anda dapat dievaluasi secara menyeluruh. Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar