Sukses

Darah Manis

02 Jun 2017, 19:21 WIB
Wanita, 25 tahun.

Saya wanita 25th sudah menikah punya 1 anak usia 1.5th. Saya punya riwayat alergi terhadap udara dingin. Ketika dingin badan saya bentol2 jadi biduren. Sudah berlangsung sejak th 2007-2014 (intens) lambat laun alerginya semakin jarang sekali. Nah di badan saya ada 3 titik bentol yang jadi kaku. Istilah jawa kamikakon. Jadinya hitam. Kadang sengkring2. Kadang nyeri. Kadang gatal. 1 titik bentol di punggung kaki sudah kempes setelah opname melahirkan. 1 bentol di betis kecil sih kayak tahi lalat jadinya. Dan 1 lagi di lengan atas bag. Belakang. Itu agak besar (sebiji kacang). Kaku. Kemarin pernah ke garuk anak saya dan jadi luka. Awalnya kecil lukanya. Setelah kering saya kelupas. Begitu terus. Akhirnya agak lebar bekas lukanya. Dan jadi kempes sebelah. Rasanya nyeri. Sengkring2. Apa lagi kalo pas neneni. Itu kenapa bisa demikian dok? Apakah berbahaya? Apakah yang sebaiknya saya lakukan? Dan jika harus periksa apakah sampai di operasi? Harus periksa ke dokter apa ya? Soalnya bingung dan takut juga. Terimakasih.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menanyakan tentang darah manis melalui fitur Tanya Dokter.

Kami menduga apa yang Anda alami dalam bahasa awam disebut juga dengan darah manis Darah manis merupakan istilah yang sering dipakai banyak orang untuk menggambarkan kondisi kulit yang gatal, mudah mengalami luka berdarah, dan meninggalkan bekas kehitaman setelah digigit nyamuk atau serangga lainnya. Secara medis, istilah untuk kondisi ini disebut prurigo. Penyakit ini kerap menimbulkan gangguan psikologis karena membuat penderitanya tidak percaya diri dengan penampilannya.

Hingga saat ini, penyebab pasti prurigo belum diketahui. Tetapi memang benar bahwa ada orang-orang tertentu yang lebih rentan mengalaminya. Orang-orang dengan daya tahan tubuh rendah, memiliki gangguan ginjal atau hati, orang yang mudah cemas, atau orang yang memiliki alergi tertentu mempunyai risiko lebih tinggi mengalami prurigo. Sementara itu, kondisi darah yang manis atau kadar gula darah yang tinggi bukanlah pencetus terjadinya penyakit ini. Mengkonsumsi makanan yang manis juga tidak berhubungan dengan penyakit ini.

Orang yang mengalami prurigo cenderung lebih sensitif terhadap gatal rasa sehingga sering memiliki kebiasaan menggaruk-garuk kulitnya. Sayangnya kebiasaan ini justru menyebabkan prurigo lebih parah. Alih-alih menghilangkan rasa gatal, perilaku menggaruk kulit justru membuat rasa gatal makin menjadi dan akhirnya menyebabkan kulit lebih terluka.

Untuk mengatasi prurigo, beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain adalah:
• Sebisa mungkin, minimalisir tindakan menggaruk kulit yang gatal
• Oleskan pelembab kulit secara rutin setiap hari
• Gunakan krim yang mengandung kortikosteroid untuk meredakan peradangan
• Hindari gigitan nyamuk atau serangga dengan menggunakan repellent

Demikian penjelasan tentang darah manis. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar