Sukses

Apa Yang Harus Dilakukan Bila Keracunan Makanan?

31 May 2017, 17:45 WIB
Wanita, 39 tahun.

dok.. jika mengalami keracunan ikan laut.. bagaimana pengobatannya?

Terima kasih telah bertanya seputar keracunan makanan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Bila terjadi keracunan makanan, seperti makanan ikan laut, maka akan muncul gejala-gejala yang perlu diwaspadai seperti dibawah ini:

  • Tanda-tanda dehidrasi seperti: mulut kering, produksi urin berkurang, pusing, mata cekung
  • Diare
  • Kram perut
  • Muntah
  • Demam
  • BAB berdarah atau berwarna hitam.

Setelah mengonsumsi makanan yang diduga terkontaminasi, dapat timbul gejala-gejala tersebut. Gejala tersebut dapat berlangsung dari 30 menit sejak makanan tersebut dikonsumsi dan bervariasi bergantung pada organisme penyebabnya.

Pada kontaminasi stafilokokus (infeksi yang ditimbulkan karena terdapatnya bakteri gram positif stafilokokus) dapat terjadi dalam kurun waktu 1 jam, hingga 10 hari dalam kasus campylobacter (infeksi saluran pencernaan atau infeksi darah yang disebabkan oleah bakteri Campylobacter). Bahkan pada infeksi parasit seperti Giardia, gejala dapat berlangsung dari 1 hari hingga beberapa bulan tergantung tipe infeksinya.

Yang terpenting perlu diperhatikan pada keracunan makanan adalah pertolongan pertama, dengan memberikan cairan agar tidak banyak kehilangan cairan karena reaksi tubuh (muntah, diare, dll), terutama dalam 24 jam pertama. Namun jika keluhan tidak membaik dalam 24 jam pertama maka penderita perlu dibawa ke pusat kesehatan yang lebih lengkap untuk diagnosis dan penanganan serius.

Beberapa hal yang dapat dilakukan selama 24 jam pertama:

1. Banyak minum cairan secara perlahan-lahan/sedikit demi sedikit. Hindari minuman manis, alkohol maupun minuman mengandung kafein karena dapat memperparah diare. Teh dengan lemon atau jahe dapat membuat rasa nyaman dan membantu mengurangi gejala.

2. Hindari obat-obatan herbal yang tidak jelas karena dapat memperparah kondisi keracunan makanan.

3. Setelah gejala-gejala berkurang, perhatikan asupan nutrisi. Makanlah sedikit demi sedikit makanan yang agak padat namun lembut (kentang, roti, nasi yang tidak keras) dan hindari makanan berbumbu.

4. Hindari penggunaan obat-obatan yang tidak diketahui kegunaannya agar tidak memperparah kondisi.

Jika dalam 24 jam pertama, tidak menunjukkan adanya perbaikan gejala keracunan makanan, maka penderita membutuhkan perawatan yang lebih intensif. Segera instalasi gawat darurat, bila keadaan tidak membaik.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai keracunan makanan. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar