Sukses

Solusi Untuk Endometriosis
31 May 2017, 16:10 WIB
Wanita, 23 tahun.

malam dokter,.. saya sdh menikah hampir 1 tahun. dan di bulan ke 3 saya periksa kedokter spesialis kandungan A, ternyata saya ada kista endometriosis dibawah rahim kiri dan kanan berukuran dibawah 6 centi. setelah itu, saya di anjurkan untuk operasi. saya periksa lagi ke dokter B, anjurannya juga dioperasi dan hanya diberi penyubur. setelah itu saya coba2 obat kampung dengan di pijat/urut perut dan diberi ramuan alami jahe merah yang diminum dgn kuning telur setiap pagi selama 3 hari. pas waktu saya menstruasi, mungkin keluar kista nya. saya periksa lagi ke dokter C. ternyata hanya terdeteksi kista sebelah kiri dan sebelah kanan tidak ada kata dokter C. anjuran dkter C juga operasi. yg mau saya tanya , apa solusi terbaik selain operasi dokter ? apakah kista endometriosis itu ganas ? dan adakah peluang hamil bagi penderita endometriosis ?

Terima kasih telah bertanya seputar endometriosis melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Endometriosis adalah pertumbuhan lapisan endometrium di luar rahim. Lapisan endometrium merupakan lapisan yang teradapat dalam rahim, yang dalam keadaaan normal hanya ditemukan di dalam rahim. Adanya lapisan endometrium yang tumbuh di luar rahim dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri panggul, nyeri saat menstruasi (dysmenorea), nyeri saat berhubungan seksual, dan infertilitas (gangguan kesuburan).

Penyebab pasti endometriosis masih belum diketahui. Beberapa teori mengemukakan kaitan antara endometriosis dengan masalah imunologik (kekebalan tubuh) serta faktor genetik (keturunan)dan gangguan sistim hormonal.

Endometriosis juga berpengaruh pada fertilitas (kesuburan) karena terjadinya gangguan pada lingkungan rahim sehingga perlekatan sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim menjadi terganggu. Pada endometriosis yang sudah parah, dapat terjadi perlekatan pada rongga panggul, saluran tuba, atau indung telur yang dapat mengganggu transportasi embrio.

Nyeri endometriosis terjadi saat fase haid dimana terjadi peregangan akibat jaringan endometriosis yang terbentuk di luar rahim sehingga salah satu solusi yang dipikirkan adalah dengan menyegah terjadinya fase haid itu sendiri. Keadaan ini dapat dicapai antara lain dengan menggunakan obat-obat hormon dan kehamilan.

Pil KB atau kontrasepsi oral merupakan bagian dari terapi medikamentosa untuk menangani endometriosis dan mengurangi resiko kekambuhan dari endometriosis. Hormon yang terdapat di dalam kontrasepsi oral membantu mengatur siklus menstruasi dan membantu mengurangi nyeri dan menghambat pertumbuhan implantasi jaringan endometrium.

Terapi endometriosis tergantung pada keparahan penyakit dan kebutuhan pasien. Terapi dengan obat maupun operasi dapat dilakukan. Terapi dengan obat dapat dilakukan dengan hormon seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Pilihan terapi mempertimbangkan penghentian masalah kesuburan, mengurangi nyeri hebat dan mempertahankan kesuburan, atau manajemen penanganan terapi nyeri sendiri. Apabila endometriosis tersebut memang mengganggu implantasi atau perlekatan janin di dalam rahim maka sebaiknya diobati. Operasi dapat terbagi 2, yaitu operasi konservatif yang mempertahankan rahim dan operasi histerektomi yang sekalian mengangkat rahim. Untuk usia subur lebih dipilih operasi konservatif.

Kemungkinan untuk hamil tentu akan meningkat bila endometriosis diterapi dengan benar. Untuk terapi alami yang Anda konsumsi, belum ada studi yang menunjukkan terapi tersebut dapat berhasil mengobati endometriosis. Kami anjurkan untuk segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang paling cocok dengan anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai endometriosis. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar