Sukses

Penilaian Tes Mantoux

31 May 2017, 12:15 WIB
Wanita, 46 tahun.

Dok, saya mau tanya, apakah mantoux tes benar benar bisa mengetahui apakah seseorang itu mengidap penyakit TBC? Dari yg saya dengar, sang dokter akan membaca hasilnya melalui bekas suntikannya setelah 72 jam, apakah hasilnya akurat? Lalu sebenarnya apa yg dilihat/dibaca oleh sang dokter dari bekas suntikan tersebut? Padahal saya tidak melihat ada bekas apapun di bekas suntikan tersebut.

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai tes mantoux melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Terkadang ada orang yang tertular kuman tuberculosis (TBC) tanpa mengidap penyakit itu sendiri. Tes Mantoux (tes kulit tuberculin) dapat menunjukkan apakah orang tersebut pernah tertular kuman TBC. Infeksi TBC belum berarti bahwa orang tersebut mengidap penyakit itu, tetapi jika seseorang pernah tertular maka ada kemungkinan mereka nanti akan mengidap TBC pada masa depan.

Siapa yang membutuhkan tes kulit?

Kontak-kontak baru-baru ini dari seseorang yang mengidap penyakit TBC aktif. Mungkin anggota keluarga, teman, atau rekan kerja.
Orang dengan hasil ronsen yang menunjukkan tanda penyakit TBC yang belum diobati pada masa lalu.
Orang dengan tingkat imunitas rendah karena mengidap infeksi HIV atau menderita kondisi-kondisi medis tertentu.
Mereka yang perlu diperiksa untuk alasan pekerjaan atau dalam program skrining sekolah (asalkan mereka belum pernah mendapat hasil tes Mantoux positif).
Sebelum memberi vaksin BCG kepada anak-anak berusia 6 bulan lebih.
Orang-orang yang akan menyumbangkan organ tubuh.
Orang-orang yang akan mengadakan perjalanan ke negara risiko tinggi.

 

Tes mantoux dilakukan dengan cara memasukan antigen tuberculosis yang sudah dimurnikan di lengan kiri bawah sisi bagian dalam. Sebanyak 0.1 ml antigen dimasukan secara intradermal, yaitu di lapisan dermis kulit, sehingga pada saat selesai disuntikan akan terbentuk benjolan di kulit. 

Dokter akan menganalisa benjolan yang terjadi dengan parameter sebagai berikut:

Hasil tes mantoux negatif, apabila setelah 48 – 72 jam tidak ada benjolan atau terbentuk benjolan sangat kecil (diameter kurang dari 5 mm). Hal ini berarti pasien dalam keadaan normal, tidak terpapar dengan bakteri tuberculosis. Hasil tes mantoux positif, apabila terbentuk benjolan dengan diameter lebih dari 5 mm.

Hasil tes mantoux yang positif tidak berarti seseorang positif terinfeksi TB, melainkan hasil ini hanya menunjukan bahwa seseorang pernah terpapar oleh bakteri tuberculosis. Akan tetapi terbentuknya benjolan yang lebih dari 15 mm pada orang-orang yang tidak memiliki resiko terinfeksi TB, menunjukan bahwa pasien dalam fase aktif infeksi TB dan perlu pemeriksaan fisik lebih lanjut untuk dapat menentukan diagnosa lebih lanjut. 

Jika Anda tidak memiliki benjolan setelah tes mantoux kemungkinan Anda tidak terpapar bakteri tuberculosis.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai tes mantoux. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar