Sukses

Cara Mengatasi Jerawat

29 May 2017, 21:39 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok saya memiliki masalah jerawat,apakah laser itu baik untuk wajah saya..saya sudah coba cara alami

Terimakasih telah menanyakan seputar terapi laser untuk bekas jerawat melalui fitur Tanya Dokter.

Kami akan menjawab pertanyaan Anda satu per satu.

1. Cara mengatasi jerawat

Jerawat dapat muncul karena beberapa faktor di bawah ini:

Stress
Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi minyak kulit secara berlebihan.
Kelenjar minyak yang terlalu aktif
Keturunan dari orangtua
Bakteri di pori-pori kulit
Obat-obat untuk jerawat ditujukan untuk mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Obat yang dapat digunakan adalah retinoic acid/asam retinoat, benzoil peroksida, dan antibiotik topikal/oles. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum tergantung derajat keparahan jerawat.

Untuk pengobatan awal, biasanya digunakan krim asam retinoat dioleskan pada malam hari setiap hari. Selain untuk mengobati komedo dan jerawat, obat ini dapat pula mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit. Pada awal penggunaan, jerawat dapat muncul semakin banyak, kulit menjadi merah serta mengelupas, namun penggunaan obat harus tetap dilanjutkan sampai minimal 3 bulan, jika perlu seterusnya.

Selain dengan obat-obatan, jerawat juga dapat dikendalikan melalui pola makan yang baik, kebiasaan membersihkan wajah dan pengelolaan stres yang baik.

Berikut adalah tips-tips untuk mengurangi dan mencegah jerawat:

Kurangi stres dengan menambah jam tidur.
Batasi konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, terlalu berminyak, dan pedas.
Ambil waktu rutin untuk berolahraga.
Minum air putih 8-10 gelas/hari.
Gunakan sunscreen, jika Anda mudah berjerawat, cari yang mengandung bahan kimia seperti avobenzone, oxybenzone, methoxycinnamate octocylene, dan zinc oxide. Pastikan terdapat label noncomedogenic.
Tingkatkan konsumsi asam lemak Omega-3, yang bisa didapat dari suplemen atau makanan seperti alpukat, salmon, dan tuna.
Cuci muka, punggung, leher atau dada dengan sabun khusus jerawat atau sabun bayi 2-3x sehari terutama setelah beraktivitas/berkeringat dan setiap habis bepergian dari luar rumah.
Bersihkan kulit Anda 3-4x/minggu dengan scrub khusus wajah, untuk mengangkat sisa-sisa kulit kering agar tidak menutup pori-pori.
Bersihkan ponsel Anda secara rutin dari kuman.
2. Mengatasi bekas jerawat

Untuk mengatasi bekas jerawat, cara yang dipilih tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman). Krim ini hanya dioleskan tepat pada daerah bekas jerawat. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Cara lain dengan prosedur chemical peeling.

Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul.

Cara lain adalah dengan terapi laser. Cara ini relatif aman dan terbukti efektif dalam mengatasi bekas jerawat. Namun, angka keberhasilan setiap individu sangat bervariasi.

Untuk mengetahui cara mana yang paling baik untuk Anda, perlu dievaluasi terlebih dulu oleh dokter spesialis kulit yang menangani.

3. Pelembab untuk wajah berjerawat

 

Wajah yang berjerawat cenderung berminyak, karena itu pelembab yang dipilih harus yang tidak menambah wajah semakin berminyak. Sebaiknya, Anda pilih pelembab yang water-based (berbahan dasar air) sehingga mudah diserap dan wajah tidak berminyak. Pelembab yang water-based umumnya lebih "cair" dan lebih tidak lengket daripada yang oil-based. Anda dapat membaca bahan dasar ini pada kemasan pelembab.

Kami sertakan pula kumpulan artikel mengenai jerawat:

Jerawat
5 Bahan Alami Mengatasi Jerawat
8 Hal yang Harus Dihindari dalam Perawatan Jerawat
Diet Rendah Karbohidrat Baik untuk Jerawat
Stress dapat Memperparah Jerawat
10 Cara Mudah Mengatasi Jerawat
7 Cara Menghilangkan Komedo
4 Cara Mudah Untuk Mencegah Bekas Jerawat
Cara Aman Memencet Jerawat Agar Tidak Iritasi
Awas! Jangan Sembarang Obati Jerawat!
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar terapi laser untuk bekas jerawat. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar