Sukses

Kutu pada Kemaluan

29 May 2017, 11:56 WIB
Wanita, 29 tahun.

3 minggu yg lalu saya menggaruk are kemaluan (darrah bulu) di malam hari. penasaran sy kira ketombe trmyt setelah sy liat bentuknya kepiting transparan yg saya tau itu kutu kemaluan. kemudian sy bersihkan dpt bbrp telur dan 1 ekor kutu lagi. Saya tidak tau sdh bersih atau belum. Yang jd sy bingung 1 minggu setelahnya di celana dalam saya ada serbuk hitam kecil2 sekali berkelompok dan trjd sampai sekarang entah darah kering ato apa. Saya tidak merasa gatal. serbuk2 itu muncul di bagian depan. bukan dr daerah vagina. lalu saya cek urine saya tidak ada darah. buang air kecil jg tidak sakit.. saya sakit apa ya dok? penasaran sy google tidak ada. saya periksa ke dokter spesialis apa? mohon bantuannya. terimakasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan TanyaDokter

Kutu mengacu pada berbagai arthropoda(hewan) yang berukuran kecil hingga sangat kecil dan merupakan hewan yang bertindak sebagai parasit. Pada manusia, kutu umumnya dijumpai pada rambut kepala, namun makhluk ini juga dapat menyerang bagian lain dari tubuh manusia diantaranya sela-sela jari, batang tubuh dan juga bagian tubuh lain yang memiliki rambut seperti ketiak, jenggut, kumis, alis bulu mata dan juga kemaluan.

Kutu yang menyerang rambut pada bagian kelamin atau kemaluan disebut kutu kelamin yang sejatinya bernama Pedikulosis Pubis atau Pthirus Pubis. Kutu kelamin biasanya menular melalui hubungan seksual. Penularan dari orang tua kepada anak lebih mungkin terjadi melalui rute pemakaian handuk, pakaian atau tempat tidur yang sama secara bergantian. Orang dewasa lebih sering terkena daripada anak-anak. Gejala-gejala yang ditimbulkan antara lain

Gatal pada daerah kemaluan akibat dari sentuhan atau adanya kontak liur atau ekskreta kutu dengan kulit manusia. Rasa gatal dapat meluas sampai ke daerah lipat paha, bahkan hingga perut dan dada yang dapat terlihat sebagai bercak abu-abu atau kebiruan yang disebut Makula Selulae
Penyebaran kutu terjadi melalui keringat saat kontak tubuh atau seksual. Oleh karena itu, siapa pasangan seks si pasien dalam waktu 30 hari sebelumnya harus dievaluasi dan diobati, dan kontak seksual harus dihindari sampai perawatan berakhir dangan kesembuhan.
Pada orang dewasa, selain pada rambut kemaluan kutu juga bisa didapatkan di rambut daerah wajah seperti jenggot ataupun kumis. Sedangkan pada anak-anak, kutu umumnya ditemukan pada alis, bulu mata ataupun tepi atas rambut
Gigitan kutu dapat menimbulkan luka pada kulit yang menjadi jalan masuk bagi organisme lainnya sehingga terdapat hubungan yang kuat antara keberadaan kutu kelamin dengan infeksi menular seksual(IMS). Dalam hal ini adalah keharusan bagi pasien untuk mau diperiksa apakah terjangkit jenis IMS lainnya.
Pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening daerah sekitar kemaluan seperti pada lipat paha juga dapat ditemukan bila sudah terjadi infeksi sekunder(infeksi tidak langsung) akibat dari garukan saat berusaha mengatasi rasa gatal

Kondisi ini dapat diterapi dengan menggunakan zat topikal pedikulosa sebagai berikut:

  • krim gameksan 1%
  • emulsi benzil-benzoat 25%

Selain menggunakan obat pembunuh kutu, juga diperlukan modifikasi dan juga perbaikan gaya hidup seperti mencukur rambut alat kelamin, merebus pakaian atau menyetrika pakaian setelah dicuci, memeriksa pasangan seksual dan juga mengobatinya bila terbukti menderita hal yang sama, tidak berganti-ganti pasangan, tidak menggunakan alat-alat pribadi seperti handuk, celana ataupun pakaian secara bergantian dan tentunya senantiasa menjaga kebersihan diri terutama daerah kelamin.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar