Sukses

Gangguan Fungsi Hati

29 May 2017, 11:24 WIB
Pria, 19 tahun.

Halo dok. Tadi saya cek darah dan tingkat bilirubin total saya 5.2* Bilirubin direk 2.8* ALP 394* SGPT 278* SGOT 356* Tapi virus Hepatitis Negatif, ini gimana ya dok? Tolong dijelaskan.!

Terima kasih telah bertanya tentang Gangguan Fungsi Hati melalui fitur Tanya Dokter

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab konsultasi Anda. SGPT dan SGOT merupakan enzim-enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya di dalam tubuh jika hati mengalami kerusakan baik kerusakan fungsi hati secara akut maupun kronis. Lebih lanjut kami akan mencoba menjelaskannya satu persatu:

SGPT (Serum Glutamic Pyruvate Transaminase): merupakan suatu enzim yang terdapat di dalam sel hati. Ketika sel hati mengalami kerusakan, akan terjadi pengeluaran enzim SGPT dari dalam sel hati ke sirkulasi darah dan akan terukur melalui pemeriksaan laboratorium.

SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) : seperti halnya SGPT, SGOT merupakan enzim hati yang terdapat di dalam sel parenkim hati. SGOT akan meningkat kadanya di dalam darah jika terdapat kerusakan sel hati. Namun SGOT tidak spesifik hanya terdapat di dalam hati. SGOT juga dapat ditemukan di sel darah, sel jantung dan sel otot, karena itu peningkatan SGOT tidak selalu menunjukkan adanya kelainan di sel hati.

Nilai normal SGOT adalah 3-45 u/L, sedangkan nilai normal SGPT adalah 0-35 u/L (terdapat sedikit variasi dari nilai normal dan sangat tergantung dari laboratorium tempat pemeriksaan). SGOT dan SGPT merupakan enzim yang dapat ditemukan pada sel-sel hati. Karena itu jika terjadi kerusakan (nekrosis) sel-sel hati, seperti yang terjadi pada infeksi akut virus hepatitis, enzim-enzim tersebut keluar dari sel hati dan masuk ke dalam darah. Semakin banyak sel-sel hati yang rusak, semakin tinggi pula kadar SGOT/SGPT yang terukur di dalam darah. Secara laboratoris pemeriksaan enzim hati pada hepatitis akut didapati adanya peninggian SGOT dan SGPT sampai 20-50 kali normal dengan SGPT lebih tinggi SGOT daripada SGPT (SGOT/SGPT < 0,7). Bila hasil pemeriksaan tidak menunjukkan tanda- tanda infeksi hepatitis, bisa dipikirkan kemungkinan lainnya seperti adanya sumbatan pada saluran hati karena tumor, penyempitan, baru empedu, ataupun cacing. Diperlukan pemeriksaan fisik langsung dan pemeriksaan lanjutan seperti USG untuk menentukan dengan pasti penyebab keluhan Anda. Olehkarena itu saya sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam guna penegakkan diagnosis pasti dan pemberian pengobatan yang paling tepat.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan terkait Gangguan Fungsi Hati. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar