Sukses

Cara Mengatasi Depresi

29 May 2017, 09:49 WIB
Pria, 23 tahun.

Dok saya mengalamindepresi semenjak ditinggal ayah saya ,hampir 2blan ini sya slalu di bayangi ayah saya sya selalu engga bisa tidur gelisah cemas ,saya takut berdampak kerjaan saya karna saya bekerja sebagai sales stiap hari saya kerja menggunakan sepeda motor saya takut ngantuk atau terjadi apa apa di jalan karena kurang tidur bagaimana solusinya dok saya harus bagaimana dok tolongbdi bantu

Terimakasih telah bertanya tentang depresi melalui fitur Tanya Dokter.

Kami turut prihatin akan kondisi Anda.

Depresi adalah suatu keadaan umum dimana terjadinya pengurangan atau penurunan keadaan emosi dan mood dari seorang yang mengakibatkan gangguan di dalam aktivitasnya sehari-hari.

Gejala depresi dapat berupa:

  1. Hilangnya minat atau keseangan yang jelas pada semua aspek atau hampir semua aspek sepanjang hari hampir setiap hari.
  2. Penurunan berat badan yang bermakna, padahal tidak melakukan diet atau olahraga yang rutin.
  3. Gangguan tidur
  4. Kelelahan atau hilangnya energi tiap hari
  5. Perasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak tepat.
  6. Hilangnya kemampuan untuk berpikir atau memutuskan sesuatu.

Bila Anda sering murung, kinerja menurun, sulit berkonsentrasi, sulit tidur dan makan, dan bahkan muncul keinginan untuk menyakiti diri hingga bunuh diri. Itu artinya depresi sudah mulai menyerang.

Jika Anda ingin terhindar dari hal mengerikan tersebut, ini yang perlu dilakukan:

  1. Sempatkan diri untuk melakukan hobi Anda.
  2. Jadwalkan hari libur rutin dan manfaatkan waktu cuti untuk melakukan hal yang menyenangkan.
  3. Mencari akar masalah yang Anda hadapi. Kemudian, segera cari jalan keluarnya.
  4. Prioritaskan waktu Anda bersama keluarga atau orang yang Anda sayangi.
  5. Merenung, berdoa, atau beribadah pada Sang Pencipta merupakan cara terbaik untuk melepaskan diri dari stres berkepanjangan.

Jika cara-cara di atas belum mampu mengatasi depresi Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar depresi. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar