Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Sperma Tertelan, Jadi Hamil?

29 May 2017, 00:18 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok tanya, kalo pas blowjob dan seperma tertelan lumayan banyak apa bisa menyebabkan kehamilan? Dan apa tes keperawanan bisa dilakukan sendiri dirumah? Kalo bisa caranya gimana dok? Trimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar tes keperawanan. melalui fitur Tanya Dokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Menelan Sperma

Menalan cairan semen yang mengandung sperma tidak akan membuat Anda hamil. Sperma yang tertelan akan masuk ke dalam saluran cerna dan akan mati oleh asam lambung dan enzim pencernaan. Di samping itu, antara saluran pencernaan dan rahim dihubungkan oleh aliran pembuluh darah, dan sperma tidak dapat “berenang” di dalam aliran darah.

Pada prinsipnya kehamilan terjadi jika terjadi pembuahan sel indung telur perempuan oleh sperma pria. Pembuahan tersebut terjadi di dalam saluran peranakan perempuan yaitu tuba falopii. Untuk mencapai saluran tersebut, sperma "berenang" dari lubang kemaluan atau vagina perempuan ke atas, melewati rahim. Karena itu, pembuahan hanya dapat terjadi jika hubungan intim dilakukan dengan adanya penetrasi kemaluan pria (penis) ke dalam vagina. 

Tes Keperawanan

Istilah perawan secara umum dikaitkan erat dengan adanya selaput dara yang intak pada perempuan yang bersangkutan. Selaput dara atau dalam dunia medis disebut hymen adalah membran atau selaput yang terletak di pembukaan vagina atau bagian tepi bawah vagina.

Untuk mengetahui apakah himen masih utuh atau tidak walau sudah pernah melakukan hubungan intim dapat dilakukan dengan memeriksakan diri ke dokter, baik dokter umum maupun dokter kebidanan dan kandungan. Dokter akan memeriksa dengan cara melihat langsung bagian depan kemaluan/vagina untuk melihat kondisi hymen.

Ketika seseorang melakukan hubungan seks, masuknya penis ke dalam liang vagina dapat merobek selaput dara. Hal ini yang kemudian dalam masyarakat dikenal dengan hilangnya keperawanan. Akan tetapi, sebuah penelitian menyebutkan bahwa tidak semua perempuan dilahirkan dengan selaput dara. Pada kasus seperti ini tentunya definisi perawan tidak dapat ditentukan berdasarkan ada atau tidak selaput dara.

Selain itu, ada juga penelitian yang menemukan bahwa selaput dara seorang perempuan dapat robek akibat aktivitas yang tidak terkait dengan hubungan seks seperti olahraga berkuda atau kecelakaan yang mengakibatkan cedera di daerah pinggul. Melihat hal ini, definisi perawan berdasarkan intaknya selaput dara tentu menjadi dipertanyakan konteksnya sebab tidak selalu robeknya selaput dara tersebut disebabkan oleh adanya aktivitas seksual.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai menelan sperma dan tes keperawanan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar