Sukses

Sakit Kepala, Sulit Konsentrasi dan Sulit Mengingat

28 May 2017, 21:32 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok...akhir-akhir ini saya sering pelupa, trus bawaannya ngantuk dan agak pusing kepala. Seperti daya ingat konsentrasi berkurang. Itu kenapa ya dok???

Terima kasih telah bertanya seputar sakit kepala, sulit konsentrasi dan sulit mengingat melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kami ingin mengajukan beberapa pertanyaan :

  • Sejak kapan anda mengalami hal ini?
  • Apakah sakit kepala tersebut terasa berdenyut / ditusuk-tusuk?
  • Apakah anda melihat kilatan cahaya atau kesemutan sebelum timbul sakit kepala (aura)?
  • Apakah saat sakit kepala muncul disertai keluhan mual dan muntah?
  • Pengobatan apa sajakah yang sudah anda lakukan untuk menghilangkan sakit kepala anda?

Sakit kepala diklasifikasikan menjadi dua, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer terjadi tanpa adanya penyakit yang mendasari, sedangkan sakit kepala sekunder merupakan gejala dari kondisi medis yang lebih serius. Yang termasuk dalam sakit kepala primer adalah sakit kepala tipe tensi (tension-type headache), migrain, dan cluster.

Gambaran klinis sakit kepala tipe tensi seringkali menyerupai migrain, namun sakit kepala tipe tensi tidak disertai aura, keluhan mual hingga muntah. Sedangkan sakit kepala tipe cluster umumnya terbatas pada sekitar mata, derajat berat hingga mata merah dan hidung seperti flu.

Sakit kepala dapat diatasi dengan obat-obatan seperti ibuprofen atau asetaminofen, namun konsumsi obat penghilang rasa sakit terlalu sering justru dapat memicu timbulnya sakit kepala kronik.

 

Keluhan kedua Anda merasakan sulit konsentrasi dan sulit mengingat. Apakah kegiatan Anda sehari-hari? Apakah Anda cukup istirahat? Sulit konsentrasi dan sulit mengingat dapat disebabkan oleh kelelahan, asupan makanan yang kurang, aktivitas berlebihan, olahraga yang kurang, kurang istirahat, kondisi infeksi, anemia, gangguan hormon, tekanan darah rendah.

Mudah lupa merupakan gejala yang umum, kebanyakan penyebab mudah lupa tidak mengkhawatirkan. Namun jika keluhan lupa ini begitu parah, misal sampai anda lupa kejadian yang baru saja anda alami, saya menyarankan anda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf atau neurolog.

 

Berikut ini adalah tips-tips agar tidak mudah lupa dan meningkatkan daya ingat serta konsentrasi:

  • Coba latih otak Anda tetap aktif dengan melakukan latihan yang mengasah otak seperti mengisi teka-teki silang, bermain scrable, puzzle, menulis, berlatih musik, dll.
  • Latihan mengingat. Cobalah ingat dan sebutkan beberapa kali nama orang setelah perkenalan atau cobalah mengingat angka.
  • Fokuskan perhatian. Terlalu banyak yang dipikirkan atau melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (multi-tasking) dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi dan tidak fokus. Cobalah fokus dan kerjakan satu persatu untuk mendapatkan hasil maksimal.
  • Makan makanan yang tinggi antioksidan, zat besi, dan rendah lemak. Kekurangan zat besi/ anemia defisiensi besi dapat menyebabkan penurunan kognitif /kecerdasan. Namun konsumsi zat besi harus hati-hati, jika kelebihan justru akan meningkatkan risiko alzheimer's.
  • Olahraga teratur 3x/minggu selama minimal 30 menit setiap sesinya. Olahraga dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, termasuk otak.
  • Istriahat cukup. Saat tidur, terjadi proses konsolidasi memori pada otak. Kurang tidur akan menyebabkan gangguan memori dan kehilangan konsentrasi.
  • Hindari stres. Stres dapat mengganggu proses pembentukan memori.
  • Berhenti merokok! Rokok dapat meningkatkan risiko demensia dan penyakit berbahaya lainnya.
  • Buatlah agenda yang berisi jadwal/janji penting dan apa saja yang akan Anda lakukan agar Anda tidak lupa.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai sakit kepala, sulit konsentrasi dan sulit mengingat. Semoga bermanfaat.

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar